Semburan Semen di Underpass Bitung Viral, Kontraktor Akui Pagar Sempat Diturunkan

Insiden semburan adonan semen di proyek Underpass Bitung, Kabupaten Tangerang, viral di media sosial dan menuai sorotan publik.

Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Tangkap Layar
VIRAL - Potret pemotor yang terkena semburan semen saat melintas di dekat proyek underpass Bitung, Kabupaten Tangerang, Sabtu (25/4/2026). 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Insiden semburan adonan semen di proyek Underpass Bitung, Kabupaten Tangerang, viral di media sosial dan menuai sorotan publik. 

Peristiwa itu bahkan sempat mengenai sejumlah pengendara yang tengah berhenti di lampu lalu lintas.

Pihak kontraktor akhirnya buka suara terkait kejadian tersebut. Pimpinan proyek, Donal, mengakui bahwa pagar pembatas proyek sempat diturunkan saat pelaksanaan uji coba rekayasa lalu lintas di lokasi.

Menurutnya, sejak awal pihak kontraktor sebenarnya telah memasang pagar pembatas sebagai bentuk pengamanan bagi pengguna jalan di sekitar area pekerjaan.

Baca juga: Viral! Pemotor di Tangerang Kena Semburan Semen Proyek Underpass Bitung, Warga Resah

Namun, saat uji coba pemindahan arus lalu lintas bersama pihak kepolisian, pagar tersebut diminta untuk diturunkan karena dinilai mengganggu pandangan pengendara terhadap lampu lalu lintas.

“Pada saat uji coba pemindahan jalur lalu lintas bersama Polres Metro Tangsel di lokasi pekerjaan, pagar pembatas pada bagian tersebut diminta untuk diturunkan karena mengganggu pandangan pengendara untuk melihat lampu lalu lintas,” ujar Donal kepada TribunBanten.com, melalui pesan whatsapp, Senin (27/4/2026).

Donal menambahkan, setelah uji coba selesai dilakukan, pihaknya langsung melakukan langkah antisipasi dengan memasang kembali pagar pembatas seperti semula. 

“Saat ini pagar pembatas sudah kami kembalikan seperti semula, dan dipasang untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan," katanya.

Bahkan, dirinya mengklaim, pihaknya turut menerjunkan petugas untuk membantu kelancaran arus lalu lintas di lokasi tersebut.

"Dan petugas lalu lintas kami siagakan di pertigaan Bitung, untuk membantu kelancaran lalu lintas tersebut," klaimnya.

Adapun saat ditanya mengenai pihak yang meminta atau memutuskan penurunan pagar tersebut, Donal menyebut, bahwa hal itu merupakan bagian dari hasil evaluasi bersama di lapangan saat pelaksanaan uji coba.

"Hasil evaluasi bersama terkait manajemen lalu lintas pada saat uji coba pemindahan arus lalu lintas bersama Polres ," jelasnya.

Dikabarkan sebelumnya, insiden semburan adonan semen di lokasi proyek tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun TikTok @marryyyanti8. 

Dalam video berdurasi sekitar 50 detik itu, terlihat sejumlah pengendara motor dan mobil tersiram material saat berhenti di lampu merah kawasan Bitung.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved