Perdana di Banten, 13 Penyandang Disabilitas di Kota Serang Dapat Tawaran Kerja dari Minimarket

Sebanyak 13 penyandang disabilitas dari Yayasan Pelita Disabilitas Sejahtera Kota Serang mendapat tawaran kerja dari minimarket Indomaret

Dok. Ist/Dok. Yayasan Pelita Disabilitas Sejahtera
Sebanyak 13 penyandang disabilitas dari Yayasan Pelita Disabilitas Sejahtera Kota Serang mendapat tawaran kerja dari minimarket Indomaret yang berkantor di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sebanyak 13 penyandang disabilitas dari Yayasan Pelita Disabilitas Sejahtera Kota Serang mendapat tawaran kerja dari minimarket Indomaret yang berkantor di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.

Ketua Yayasan Pelita Disabilitas Sejahtera, Teguh Sulistia Abadi, mengatakan tawaran ini menjadi langkah awal kerja sama rekrutmen yang dilakukan Indomaret di wilayah Banten.

“Kemarin kita mendapatkan permintaan kerja dari minimarket Indomaret yang berkantor di Lebak, Warunggunung,” katanya, Rabu (3/12/2025).

Baca juga: Maman Bongkar Kronologis Lengkap Upaya Pelengserannya dari Kursi Sekda Cilegon, Klaim Diminta Ikhlas

Yayasan mengajukan 9 penyandang Tunarungu Wicara dan 4 penyandang disabilitas fisik. 

Mereka telah mengikuti tes psikotes yang dilakukan langsung oleh HRD Indomaret sebagai bagian dari proses seleksi awal.

“Kemarin pada hari Senin itu mereka mendapatkan tes psikotes langsung dari HRD Indomaret untuk bisa dites mana yang layak untuk bisa ditempatkan untuk kerja,” ujarnya.

Teguh menyampaikan keputusan jumlah peserta yang diterima sepenuhnya berada di tangan Indomaret.

“Berapa orang yang nanti akan ter-rekrut itu menjadi kebijakan pihak Indomaret,” ucap Teguh.

Ia menyebut rekrutmen ini merupakan yang pertama dilakukan Indomaret untuk penyandang disabilitas di Banten. 

Jika berjalan baik, kerja sama ini diharapkan dapat terus berlanjut dan membuka peluang lebih luas.

“Ini baru perdana di Banten, dan kalau ke depan bagus, lamaran ini akan terus berjalan,” jelasnya.

Penyandang disabilitas fisik yang mengikuti seleksi terdiri dari mereka yang menggunakan alat bantu tangan palsu maupun kaki palsu.

Teguh menambahkan pihak Indomaret masih menyesuaikan kebutuhan toko terhadap tenaga kerja disabilitas. 

Baca juga: Bukan Karena UMK, Ini Penyebab 30 Perusahaan di Banten Tutup Pabrik Sepanjang Tahun 2025

Saat ini diperkirakan hanya dua hingga tiga toko yang siap menerima pekerja baru.

“Karena ini perdana dan mereka belum melihat kemampuan penyandang, kemungkinan toko-toko yang siap sekitar dua atau tiga,” ungkap Teguh.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved