Rawan Banjir, Dindikbud Kota Serang Kaji Penggabungan Dua SD di Pamarican
Dindikbud Kota Serang tengah mengkaji rencana penggabungan atau merger antara SDN Pamarican 1 dan SDN Pamarican 2.
Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang tengah mengkaji rencana penggabungan atau merger antara SDN Pamarican 1 dan SDN Pamarican 2.
Langkah ini dilakukan menyusul kondisi kedua sekolah yang rawan banjir.
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, mengatakan penggabungan sekolah menjadi salah satu upaya untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa tetap berjalan optimal meski musim hujan tiba.
Baca juga: Hari Pertama Masuk Sekolah, SDN Pamarican 1 Kota Serang Terendam Banjir
"SDN Pamarican 1 kondisinya belum surut secara total, jadi kita berencana menggabungkan KBM nya dengan SDN Pamarican 2," katanya saat dihubungi, Rabu (7/1/2025).
Saat ini, SDN Pamarican 1 memiliki 198 siswa, sedangkan SDN Pamarican 2 memiliki 234 siswa.
Meski rencana merger sedang dikaji, KBM kedua sekolah saat ini masih dilakukan secara daring karena kondisi banjir yang belum sepenuhnya surut.
"Sampai saat ini untuk SDN Pamarican 1 dan 2 masih online atau daring. Kalau besok dimungkinkan kita akan kirim surat edaran untuk segera masuk KBM nya lewat tatap muka," jelasnya.
Ia menambahkan, di belakang sekolah terdapat rawa, dan normalisasi saluran air sedang dilakukan sebagai bagian dari upaya jangka menengah.
“Selain itu, pembangunan infrastruktur telah dianggarkan dan akan dilaksanakan melalui mekanisme lelang,” imbuhnya.
Saat dikonfirmasi terpisah, Kepala SDN Pamarican 2, Subhi, mengungkapkan KBM masih berlangsung secara daring.
"Masih daring, batas waktu yang tidak ditentukan," jelasnya.
| ASN Pemkot Serang Diduga Rangkap Jabatan, Jadi Lurah Sekaligus Kepala PKBM |
|
|---|
| Kunjungan DPRD ke Disparpora, PAD Pariwisata Kota Serang Jadi Fokus |
|
|---|
| Langkah Dindikbud Kota Serang Tekan Angka Anak Tidak Sekolah |
|
|---|
| Serang Mengaji di SMPN 2, Siswa Non-Muslim Juga Difasilitasi Belajar Kitab Suci |
|
|---|
| Lewat Program Serang Mengaji, Dindikbud Kota Serang Targetkan Lulusan SMP Bisa Baca Al-Qur’an |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/SDN-Pamarican-1-Serang-terenda.jpg)