Siswa di Kota Serang Dilarang Coret-coret Seragam dan Konvoi Saat Kelulusan

Menjelang momen kelulusan sekolah, siswa di Kota Serang dilarang coret-coret seragam maupun konvoi di jalan raya. 

Tribun Medan / Dedi Sinuhaji
ILUSTRASI - Menjelang momen kelulusan sekolah, siswa di Kota Serang dilarang coret-coret seragam maupun konvoi di jalan raya.  

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Menjelang momen kelulusan sekolah, siswa di Kota Serang dilarang coret-coret seragam maupun konvoi di jalan raya. 

Larangan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi saat diwawancarai, Rabu (22/4/2026).

Budi meminta para siswa merayakan kelulusan secara sederhana tanpa melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. 

"Kita harap merayakan kelulusannya sesederhana dan tidak ugal-ugalan," katanya.

Ia menilai aksi coret-coret seragam bukan perayaan yang mencerminkan sikap positif sebagai pelajar.

"Harus mencontohkan yang bagus, ada coret-coret juga kan enggak terlihat tidak bagus, tidak baik kepada adik-adiknya," tegas Budi.

Baca juga: Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini, Rabu 22 April 2026 Turun Rp 50 Ribu : Cek Daftarnya

"Saya menghimbau kepada anak-anak siswa yang kelulusan enggak boleh coret-coret. Ingat, itu enggak bagus," tambahnya.

Tak hanya itu, larangan konvoi juga dinilai kerap memicu gangguan lalu lintas hingga potensi kericuhan di jalan. 

Budi khawatir euforia berlebihan saat konvoi dapat memancing gesekan antar kelompok pelajar.

"Salah satunya adalah untuk mengantisipasi tawuran. Secara psikologis merasa kalau coret-coret dibaju jagoan, salah lirik aja bisa ribut," pungkas Budi.
 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved