Ringkasan Berita:
- Wali Kota Serang Budi Rustandi minta SPMB 2026 harus adil dan bebas titipan, kepala sekolah dilarang menerima intervensi dari pihak mana pun.
- Pelanggaran akan ditindak tegas, termasuk sanksi berat hingga pemecatan bagi kepala sekolah yang tidak berkomitmen.
- Pemkot Serang menyiapkan dukungan pendidikan, melalui kerja sama dengan sekolah swasta, bantuan Bosda, dan pembagian seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP.
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wali Kota Serang Budi Rustandi memberikan peringatan keras kepada seluruh kepala sekolah agar tidak menerima titipan siswa dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026.
Ia menegaskan proses penerimaan siswa harus berjalan secara adil, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.
Peringatan tersebut disampaikan Budi usai melakukan penandatanganan komitmen Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Setda Kota Serang, Senin (15/6/2026).
"Kalau kepala sekolah tidak komitmen, saya pastikan akan saya beri sanksi seberat-beratnya, bahkan pemecatan," ujar Budi.
"Saya keras banget kalau ada ASN yang aneh-aneh. Walaupun itu oknum ormas, oknum pejabat, atau siapa pun yang menitip atau mengancam, enggak usah takut selama kita benar. Laksanakan dengan adil," tegasnya.
Baca juga: SPMB Banten 2026: Ini Jadwal Pelaksanaan dan Tata Cara Daftar Ulang
Dalam kesempatan itu, Budi menekankan tidak boleh ada praktik titip-menitip yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.
Budi menegaskan, kepala sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan tidak perlu takut terhadap tekanan maupun ancaman dari oknum pejabat, organisasi masyarakat, atau pihak lain yang mencoba menitipkan calon siswa.
Selain itu, untuk mengantisipasi daya tampung, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang juga telah menjalin kerja sama dengan pihak sekolah swasta.
Sebagai bentuk dukungan, sekolah swasta yang bekerjasama dengan pemerintah daerah dan bersedia menggratiskan SPP bulanan bagi siswa, akan diberikan bantuan berupa dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang rencananya dimulai pada tahun depan, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Usai tahapan SPMB selesai, Pemkot Serang akan membagikan seragam gratis satu setel merah putih untuk SD, dan seragam biru putih untuk jenjang SMP.
"Kelas satu yang mau masuk SD sama yang mau masuk SMP. Ini untuk memotivasi para orang tua agar enggak merasa terlalu terbebani," pungkas Budi.