Anggota DPRD Banten Bersama Warga Perbaiki Akses Jalan Rusak Penghubung Kabupaten Lebak-Pandeglang 

Anggota DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah bersama warga, melakukan aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak poros Kabupaten Lebak Kerta

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
Dok. Ist/Kiriman Warga
JALAN RUSAK - Anggota DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah bersama warga, melakukan aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak yang menghubungkan antara dua kabupaten yakni Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Banten, Selasa (17/2/2026).  

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Anggota DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah bersama warga, melakukan aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak yang menghubungkan antara dua kabupaten yakni Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Banten, tepatnya di jalan Kerta-Pasir Buntu, Selasa (17/2/2026). 

Warga yang terlibat berasal dari dua desa, ada dari Desa Karangpamindangan, Kecamatan Wanasalam dan Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari. 

Lokasi ini berjarak sekitar 79 km atau sekitar 2 jam dari kantor Bupati Lebak Banten.

Musa mengatakan, ruas jalan yang menjadi penghubung dua kabupaten tersebut memiliki panjang 11 kilometer, sementara 2 kilometer lebih mengalami rusak berat. 

"Terparah kurang lebih 2 kilometer. Alhamdulillah melalui gotong royong bersama warga, pengerjaan pun selesai dilakukan dengan 10 mobil dum truck batu," katanya dalam keterangan tertulisnya kepada TribunBanten.com, Selasa (16/2/2026) malam. 

"Sekarang jalan sudah bisa dilalui, aktivitas warga pun kini nyaman dan lancar," tambahnya. 

Politsis PPP itu juga menyampaikan apresiasi, kepada para warga yang sudah rela mengorbankan tenaganya untuk melaksanakan aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak tersebut. 

"Saya terharu melihat antusiasme warga. Di saat sebagian warga bersiap menyambut Ramadhan, warga justru memilih memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial mereka sehari-hari," katanya. 

Baca juga: Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan 2026, Berikut Tata Caranya

Menurut Musa, meskipun jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, namun melalui semangat yang dibangun akhirnya warga bersepakat untuk gotong royong. 

Terlebih, kata Musa, Pemkab Lebak memiliki keterbatasan anggaran, sehingga perbaikan maupun pemeliharaan jalan rusak belum bisa dilakukan. 

"Jadi setelah berdialog dan menjelaskan kondisi itu ke warga, warga akhirnya sepakat untuk bergerak bersama," ujarnya.

Musa mengaku, telah berkoordinasi dengan Bupati Lebak terkait rencana tersebut, pada akhirnya Hasbi Jayabaya juga memberikan bantuan uang sebesar Rp4 juta untuk memperbaiki akses jalan rusak itu. 

"Sebelumnya kegiatan dimulai, saya berkoordinasi dulu dengan Pak Bupati. Alhamdulillah, beliau memberikan partisipasi Rp4 juta untuk pembelian agregat B sebanyak lima dump truk kepada kami," ujarnya. 

Musa menambahkan, adanya sinergitas ini menjadi contoh bahwa pembangunan tidak hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah saja, tetapi bisa juga dilakukan oleh warga melalui semangat gotong royong. 

"Kolaborasi ini menjadi contoh wakil rakyat, dan pemerintah daerah dalam menjawab persoalan infrastruktur. Sehingga hal itu bisa diatasi, tadi dengan gotong royong," katanya. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved