Profil Heru Fahrudin, Alumni ITB Penggagas Bimbel Gratis dan Beasiswa Warga Kurang Mampu di Banten

Profil lengkap Heru Fahrudin, penggagas program beasiswa untuk warga kurang mampu di Banten.

Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
Dok Pribadi
PRPFIL - Berikut profil lengkap Heru Fahrudin, penggagas program beasiswa untuk warga kurang mampu di Banten 

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Berikut profil lengkap Heru Fahrudin, penggagas program bimbel gratis dan beasiswa untuk warga kurang mampu di Banten

Heru Fahrudin lahir tahun 1985 di Kabupaten Pandeglang.

Pekerjaan orang tua Heru Fahrudin adalah pegawai negeri sipil (PNS). 

Heru merupakan lulusan SMA Negeri 1 Pandeglang, alumni S1 di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2007. 

Semasa kuliah, dirinya aktif di organisasi keluarga mahasiswa Islam ITB

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, pria yang kini berusia 41 tahun itu bekerja sebagai desain bangunan lepas pantai di Jakarta selama tujuh tahun. 

Dari keahlian yang dimilikinya itu, ia bekerja di negara Dubai, Qatar dan Malaysia selama empat tahun. 

"Jadi kalau Pertamina mau bikin bangunan di tengah laut yang nyedot minyak itu yah, nah saya yang disain nya gitu," katanya dalam sambungan telepon, Rabu (15/4/2026). 

Heru Fahrudin balik ke kampung halamannya di Pandeglang tahun 2018. 

Baca juga: Profil Dadan Setiawan, Aktivis HMI Jadi Ketua DPD PAN Lebak Periode 2026-2030

Motivasi memberikan beasiswa 

Heru mengungkapkan, setelah dirinya lulus kuliah bersama teman-teman, ia memberikan bimbingan belajar (Bimbel) secara gratis kepada sebanyak 30 orang yang ingin masuk ITB

Setelah mereka lulus ITB, Heru dan teman-temannya mencarikan solusi untuk kebutuhan sehari-hari mereka agar bisa bertahan dan lulus kuliah. 

"Karena mereka kurang mampu, kami cari jalan keluar buat mereka. Bahkan ada yang kita titipin juga," bebernya. 

Lanjut, pada saat dirinya pulang bekerja dari luar negeri, orang yang dulunya pernah dibekali Bimbel tersebut semuanya sudah sukses. 

"Jadi orang yang dulu pernah kita bantu, udah pada jadi orang atau sukses lah. Mereka sampai lulus. Ada yang jadi direktur, ada yang jadi insinyur. Padahal dulunya mereka tidak mampu lah gitu," bebernya. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved