Update Harga Gas LPG Non-Subsidi Hari Ini di Lebak, Tabung 12 Kg Dibanderol Rp228 Ribu

Update harga gas LPG non-subsidi di Kabupaten Lebak, Banten. Alami kenaikan sejak seminggu terakhir.

Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Misbahudin
TABUNG LPG 12 KG - Harga tabung gas LPG non-subsidi di Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kenaikan. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Harga tabung gas LPG non-subsidi di Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kenaikan.

Tabung gas ukuran 12 kilogram kini dijual seharga Rp228 ribu, dari sebelumnya Rp192 ribu.

Sementara itu, tabung gas ukuran 5,5 kilogram kini dijual Rp107 ribu, dari sebelumnya Rp95 ribu.

Pengelola pangkalan LPG milik Didi Wahyudi, Arif Hidayat, mengatakan bahwa kenaikan harga tabung gas terjadi sejak Minggu lalu.

Baca juga: Harga LPG Non-Subsidi di Tangsel Naik Rp40 Ribu, Agen Prediksi Penjualan Menurun

“Iya naik, itu sejak Minggu kemarin, kalau tanggal pastinya saya lupa,” katanya saat ditemui di Kampung Kadugadung Timur, Desa Kadubangbang Timur, Kecamatan Cibadak, Lebak, Senin (20/4/2026).

Arif mengaku kenaikan harga LPG non-subsidi sangat berdampak terhadap pelanggannya.

“Sangat jelas berdampak ke pelanggan kami, khususnya untuk ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah pelanggan mulai beralih menggunakan tabung gas ukuran 3 kilogram.

“Sekarang sudah mulai berbeda, beberapa pelanggan mulai beralih ke ukuran 3 kilogram,” tambahnya.

Ia memperkirakan tren peralihan tersebut akan terus terjadi seiring kenaikan harga yang cukup signifikan.. 

“Kemungkinan pasti ada yang beralih, karena lonjakan harganya cukup tinggi,” katanya.

Arif menambahkan, untuk tabung gas ukuran 3 kilogram hingga saat ini belum mengalami kenaikan harga. 

"Tidak mengalami kenaikan, masih sama seperti biasa," katanya. 

Sementara itu, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak yang enggan disebutkan namanya mengaku keberatan dengan kenaikan harga tabung gas ukuran 12 kilogram tersebut.

“Iya naik, sekarang jadi mahal sekali,” ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved