Nasib Guru PPPK Paruh Waktu di Lebak: Ada yang Digaji Rp500 Ribu per Bulan

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Lebak, Banten, hanya menerima gaji selama satu bulan senilai Rp500 ribu. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN
PPPK - Momen Anisyah (56) warga Kabupaten Lebak saat menerima SK pengangkatan PPPK di Kabupaten Lebak, Banten, Senin (30/6/2025). 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Lebak, Banten, ada yang menerima gaji selama satu bulan senilai Rp500 ribu. 

Demikian disampaikan langsung oleh Ketua Forum PPPK paruh waktu Lebak, Roby Iswandi.

Roby mengatakan, gaji tersebut dirasakan oleh sebagian para guru atau tenaga pendidik PPPK paruh waktu. 

Menurutnya tidak semua guru mendapatkan gaji Rp500 ribu, melainkan adanya penyesuaian. 

"Untuk gaji setelah diangkat paruh waktu memang beda-beda. Ada yang Rp2 juta, Rp1 juta, bahkan Rp500 ribu, khususnya untuk guru," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/5/2026). 

Baca juga: Nabil Jayabaya Tepati Janji, Jalan Rusak 100 Meter di Cilangkap Lebak Dibeton Pakai Uang Pribadi

Ia menyebut, jumlah guru paruh waktu di Lebak ada sebanyak 1.500. 

Ia mengungkapkan, nasib pegawai paruh waktu di Lebak yang hingga kini belum sejahtera. 

Ia mengaku, sudah menyampaikan keluhannya kepada pemerintah daerah. 

Dalam pertemuan tersebut, Forum PPPK paruh waktu dan Pemkab mendiskusikan soal sistem pengupahan yang layak. 

"Salah satu pembahasan kita, ya kita menyinggung soal sistem pengupahan yang layak," ujarnya. 

Ia berharap, PPPK paruh waktu dapat diangkat menjadi PPPK penuh waktu oleh Pemkab Lebak

Sebab, hal itu menjadi keharusan untuk meningkatkan kesejahteraan para pegawai. 

Terlebih, sudah banyak guru yang mengabdikan diri selama puluhan tahun mengajar. 

"Kabar baiknya, Pemkab Lebak bakal mengusahakan pengangkatan itu, namun kemungkinan akan dilakukan secara bertahap karena kemampuan fiskal daerah yang masih cukup lemah," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved