Dolar AS Naik, Rupiah Melemah: Warga Lebak Banten Ramai Jual Perhiasan Emas

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuat warga Kabupaten Lebak, Banten, ramai-ramai menjual perhiasan emas.

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Misbahudin
JUAL EMAS - Potret warga Kabupaten Lebak, Banten, sedang menjual perhiasan emas di toko emas di Rangkasbitung, Selasa (19/5/2026). Pasca melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuat warga Kabupaten Lebak, Banten, ramai-ramai menjual perhiasan emas.

Per Selasa (19/5/2026), nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.727 per 1 dolar AS.

Salah satu penjual di Toko Emas H Juli, Estu History, mengatakan mayoritas pengunjung yang datang ke tokonya dalam beberapa hari terakhir lebih banyak menjual emas dibanding membeli.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi sejak nilai tukar dolar AS menyentuh angka Rp17.600.

"Iya, justru yang jual cenderung lebih banyak. Pas angka dolar Rp17.600, sudah sekitar empat hari terakhir," katanya saat ditemui TribunBanten.com, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim Jadi Sorotan, Binsar Gultom Ingatkan Hakim Harus Independen

Ia menjelaskan, emas selama ini menjadi bentuk investasi atau tabungan bagi masyarakat yang mudah dicairkan saat membutuhkan uang.

"Memang emas itu investasi tabungan, sehingga ketika ada kebutuhan yang tidak terpenuhi mereka terpaksa menjual emasnya," ujarnya.

Estu juga mengungkapkan harga emas saat ini mengalami kenaikan menjadi Rp2.430.000 per gram.

"Kalau dua minggu terakhir harga per gramnya Rp2.410.000," ungkapnya.

Sementara itu, Dede, warga Kecamatan Cileles, mengaku menjual perhiasan emas miliknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Hal itu dikarenakan sejumlah harga kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan. 

"Iya jual buat kebutuhan sehari-hari. Soalnya bahan-bahan pokok sekarang pada naik," katanya.

 

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved