Kasus Pembunuhan

Menguak Motif Dwi Hartono Habisi Kacab Bank BUMN di Cempaka Putih hingga Polisi Tangkap 15 Orang

Sebanyak 15 orang pelaku dibekuk oleh polisi terkait kasus penculikan dan pembunuhan tragis yang menimpa Kepala Cabang Bank BRI Cempaka Putih.

Editor: Ahmad Haris
Tangkap layar TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani // Instagram Hartono/Youtube Jacklyn
SOSOK DWI HARTONO - Kolase potret pelaku penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/8/2025). Berikut ini 6 fakta Dwi Hartono, diduga otak pembunuhan Kacab Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37), punya rumah mewah.  

TRIBUNBANTEN.COM - Polda Metro Jaya menangkap sebanyak 15 orang pelaku penculikan dan pembunuhan tragis, yang menimpa Kepala Cabang (Kacab) Bank BUMN, yakni BRI di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta (37).

Untuk diketahui, Mohamad Ilham Pradipta ditemukan tewas dalam kondisi kaki dan mata terlilit lakban, di area persawahan wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/8/2025).

Penemuan jasad Ilham Pradipta terjadi usai viralnya video penculikan korban di parkiran sebuah supermarket Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).   

Baca juga: Sosok Pengusaha Dalang Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih: Pernah Hibahkan Ambulans ke Desa di Jambi

Polisi mengatakan, 15 pelaku yang ditangkap diduga kuat terlibat dalam peristiwa keji tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa para tersangka ditangkap oleh dua tim berbeda dari Direktorat Reserse Kriminal Umum.

“Sembilan orang diamankan oleh Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan, sedangkan enam lainnya ditangkap oleh Subdit Reserse Mobile Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” ujar Ade Ary saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/8/2025), mengutip polri.go.id.

Total 15 tersangka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Namun, pihak kepolisian belum bersedia membeberkan identitas pelaku utama, termasuk peran dari seseorang bernama Dwi Hartono yang diduga menjadi otak dari pembunuhan tersebut.

Dwi Hartono disorot tajam, lantaran sepak terjangnya yang disinyalir sebagai seorang pengusaha hingga motivator.

Sementara motif di balik aksi sadis yang diduga dilakukan Dwi Hartono bersama pelaku lainnya juga masih menjadi misteri.

“Penyidik bekerja secara hati-hati dan proporsional. Kami masih mendalami peran masing-masing tersangka dan motifnya. Mohon bersabar karena proses pemeriksaan membutuhkan waktu,” jelas Ade Ary.

Penangkapan Para Pelaku

Dwi Hartono ditangkap bersama dua pelaku lainnya YJ dan AA, di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/8/2025).

Sementara, pelaku lainnya, pria berinisial C, ditangkap di lokasi berbeda, yakni di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Minggu (24/8/2025) pukul 15.30 WIB.

Polisi sebelumnya juga telah menangkap empat pelaku penculikan lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved