Marshel Widianto Dihujat Gara-gara Unggah Video Demo Lama: Saya Sama Sekali Tidak Dibayar

Marshel Widianto mengaku dirinya sama sekali tidak menerima bayaran dan video tersebut sudah ia hapus dari akun Instagramnya.

|
Editor: Vega Dhini
Warta Kota/Ikhwana
MARSHEL WIDIANTO - Marshel Widianto sempat mengunggah sebuah video lawas yang memperlihatkan suasana damai antara aparat dan demonstran, video tersebut menuai kritik keras dari warganet. 

TRIBUNBANTEN.COM - Di tengah pemberitaan mengenai aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, unggahan komika Marshel Widianto tak luput dari perhatian warganet.

Sebelumnya diberitakan, aksi demonstrasi yang terjadi di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam menyisakan duka mendalam.

Pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, meninggal dunia akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob.

Meninggalnya Affan Kurniawan memicu aksi demonstrasi sebagai bentuk solidaritas pada Jumat (29/8/2025).

Di tengah kabar duka itu, publik kembali dikejutkan dengan dugaan adanya tawaran fantastis sebesar Rp150 juta untuk sekali unggah konten di media sosial sebagai bagian dari kampanye ajakan damai.

Informasi ini pertama kali mencuat setelah kreator konten Jerome Polin mengungkapkan adanya tawaran tersebut melalui akun Instagram pribadinya.

Nama pelawak Marshel Widianto kemudian ikut terseret dalam pusaran isu ini.

Di mana, komika berusia 29 tahun ini sempat mengunggah sebuah video lawas yang memperlihatkan suasana damai antara aparat dan demonstran.

Namun, alih-alih menyejukkan, video tersebut justru menuai kritik keras dari warganet yang menilai unggahan itu tidak sensitif terhadap kondisi terkini.

Bahkan, finalis Stand Up Comedy Academy musim ketiga ini diduga menerima bayaran sebesar Rp150 juta untuk mempromosikan konten tersebut.

Tak lama setelah menuai hujatan, video itu pun dihapus dari akun Instagram Marshel.

Melalui unggahan klarifikasinya di Instagram, @marshel_widianto, suami dari Yansen Indiani ini  menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Teman-teman, saya secara pribadi meminta maaf atas video sebelumnya di IG saya,” tulis Marshel, dikutip Tribunnews Sabtu, (30/8/2025). 

Marshel mengakui dirinya khilaf karena tidak berpikir panjang sebelum mengunggah video itu dan menyebut tindakannya sebagai sebuah kebodohan.

Ayah dua anak ini juga menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menerima bayaran dan video tersebut sudah ia hapus dari akun Instagramnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved