6 Penyebab Harga BBM di Malaysia Bisa Lebih Murah Dibandingkan Indonesia
Setiap kali ada pemberitaan perubahan harga BBM di Indonesia atau Malaysia, warganet Indonesia selalu ramai membandingkan
TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA-Harga dan kualitas bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia sering dibandingkan dengan Malaysia. Padahal, kedua negara sama-sama memiliki produksi minyak mentah.
Setiap kali ada pemberitaan perubahan harga BBM di Indonesia atau Malaysia, warganet Indonesia selalu ramai membandingkan.
Seperti yang baru diumumkan beberapa hari lalu, Pemerintah Malaysia mulai 30 September 2025 akan menetapkan harga bensin RON 95 sebesar RM 1,99 atau setara dengan Rp 7.840 per liter (kurs Rp 3.940).
RON 95 merupakan jenis bensin dengan kualitas kandungan nilai oktan 95, sehingga kualitasnya di atas Pertamax yang dijual Pertamina di Indonesia dengan RON 92.
Contoh bensin RON 95 di Indonesia adalah Pertamax Green 95, Shell V-Power, dan BP Ultimate
Bandingkan dengan harga Pertalite di Indonesia sekitar Rp 10.000/liter dan Pertamax Rp 12.850/liter, maka perbedaan harga terlihat jelas meski skala dan subsidi berbeda.
Banyak orang terus bertanya, kenapa harga BBM di Malaysia relatif lebih murah dan kualitas produk lebih konsisten.
Baca juga: Diduga Stok BBM Kosong, SPBU Shell di Tangerang Malah Jual Jajanan
Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) sekaligus pakar bahan bakar dan pelumas, Tri Yuswidjajanto Zaenuri, menjelaskan perbedaan mendasar antara keduanya.
1. Impor Vs Ekspor
Menurutnya, Malaysia berstatus sebagai negara net eksportir, sementara Indonesia justru sudah lama menjadi net importir minyak.
"Kondisi ini membuat struktur harga dan kebijakan BBM di kedua negara berbeda sejak awal," kata Tri kepada Kompas.com, Jumat (26/9/2025).
2. Letak Geografis
Faktor geografis juga turut menentukan. Malaysia hanya terdiri dari dua daratan besar, sedangkan Indonesia berupa kepulauan luas yang memerlukan biaya distribusi lebih tinggi.
"Di Indonesia, untuk menjamin pasokan, harus ada terminal dan depo BBM di berbagai wilayah. Ini menambah ongkos logistik yang akhirnya berpengaruh pada harga," ujarnya.
3. Infrastrukstur Kilang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/SPBU-pertamina-dan-petronas.jpg)