23 Januari 2026 Memperingati Hari Apa? Ada 2 Momen Penting dan Bersejarah

Berikut ini penjelasan selengkapnya mengenai Hari Patriotik Gorontalo dan Hari Tulisan Tangan yang diperingati setiap tanggal 23 Januari.

Tayang:
Editor: Vega Dhini
Dok./aceh.kemenag.go.id
Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 bulan Januari resmi dari Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam RI. Setiap tanggal 23 Januari terdapat momen-momen penting dan bersejarah yang diperingati. 

TRIBUNBANTEN.COM - Setiap tanggal 23 Januari terdapat momen-momen penting dan bersejarah yang diperingati.

Di Indonesia sendiri, tanggal 23 Januari diperingati sebagai Hari Patriotik Gorontalo.

Sementara itu, masyarakat global memperingati 23 Januari sebagai Hari Tulisan Tangan.

Berikut ini penjelasan selengkapnya mengenai Hari Patriotik Gorontalo dan Hari Tulisan Tangan yang diperingati setiap tanggal 23 Januari.

Hari Patriotik Gorontalo

Tanggal 23 Januari rakyat Gorontalo merayakan Hari Patriotik.

Melansir dari artikel dalam situs MPR RI, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 tak terlepas dari kemerdekaan Gorontalo yang diproklamirkan tanggal 23 Januari 1942 oleh Nani Wartabone.

Nani Wartabone merupakan seorang pejuang revolusioner kemerdekaan Indonesia di Gorontalo.

Ia kemudian dijadikan Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Megawati Soekarno Putri.

Kulap, M (2017) menuliskan terjadinya peristiwa kemerdekaan Gorontalo berawal ketika daerah Gorontalo menjadi daerah yang dijajah oleh kolonial Belanda.

Khususnya di kampung halamannya di Suwawa.

Banyak penjajah Belanda yang memperlakukan masyarakat kecil di desanya dengan kejam dan semena-mena.

Tidak tahan dengan penderitaan masyarakat setempat, Nani Wartabone kemudian tergerak hati nuraninya untuk berjuang melawan para penjajah dan kemudian menyiapkan strategi untuk merebut kekuasaan Belanda di Gorontalo.

Setelah menyusun strategi lewat Komite 12 akhirnya pada tanggal 23 Januari 1942 bermula setelah sholat subuh pasukan Nani Wartabone mulai bergerak masuk ke wilayah pusat pemerintahan Belanda di Gorontalo.

Operasi itu berhasil menangkap 15 orang anggota pemerintah kolonial Belanda.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved