Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Ini Jadwal yang Disarankan agar Tak Terjebak Macet

Menteri Perhubungan mengingatkan para pemudik menghindari waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2026.

Editor: Vega Dhini
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
PELABUHAN MERAK - Suasana pelabuhan merak, banten pada H-2 lebaran idul fitri tampak terlihat lengang. Menteri Perhubungan mengingatkan para pemudik menghindari waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2026. 

TRIBUNBANTEN.COM - Masyarakat Indonesia khususnya umat muslim kini tengah menikmati masa libur Lebaran 2026.

Tak sedikit yang merayakan Lebaran 2026 dengan mudik ke kampung halaman.

Kini, para pemudik berangsur-angsur mulai kembali ke perantauan setelah menikmati libur Lebaran di kampung halaman.

Arus balik mudik menjadi fase penting setelah perayaan Lebaran, ketika masyarakat kembali dari kampung halaman menuju kota tempat bekerja atau beraktivitas.

Pada Lebaran 2026, arus balik diperkirakan kembali padat.

Lonjakan penumpang yang tinggi membuat perjalanan arus balik memerlukan persiapan yang matang agar tetap aman dan nyaman.

Diberitakan Kompas.com, puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam tiga hari dengan interval waktu berbeda, yakni 24, 28, dan 29 Maret 2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengingatkan para pemudik yang ingin kembali ke Jabodetabek untuk menghindari waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2026.

Dudy mengimbau masyarakat agar kembali ke Jabodetabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25-27 Maret 2026 dengan memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) yang dianjurkan pemerintah.

Demi menghindari macet atau kepadatan arus lalu lintas pada saat arus balik, bagi masyarakat yang tidak sempat kembali pada tanggal 23 Maret 2026, dianjurkan melakukan perjalanan arus balik pada periode 25-27 Maret 2026.

Tips Arus Balik Lebaran

Perjalanan arus balik sering kali terasa lebih melelahkan karena dilakukan setelah serangkaian aktivitas selama Lebaran.

Selain itu, kondisi transportasi yang padat juga dapat meningkatkan risiko keterlambatan, kelelahan, maupun gangguan kenyamanan selama perjalanan.

Oleh karena itu, penting bagi para pemudik untuk memperhatikan berbagai hal penting sebelum kembali ke perantauan menggunakan transportasi umum.

1. Memastikan Tiket dan Jadwal Perjalanan Sudah Terkonfirmasi

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved