Pria Bunuh Pacar di Pandeglang
Kesaksian Warga saat Tragedi Pria Bunuh Pacar di Pandeglang Banten: Ibunya Kaget Syok
Warga mengungkap detik-detik tragedi pria bunuh pacar di Kabupaten Pandeglang. Ibu pelaku disebut syok saat mengetahui korban sudah meninggal.
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Warga di Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang dibuat geger dengan kasus pembunuhan seorang perempuan berinisial DI (27) yang diduga dilakukan kekasihnya sendiri, OI (28).
Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis (7/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB di rumah pelaku. Korban diketahui merupakan warga Kampung Bojongsari, Desa Kadudampit, Kecamatan Saketi, Pandeglang.
Saat ini pelaku telah diamankan pihak kepolisian dan menjalani pemeriksaan di Polres Pandeglang.
Sebelumnya, pelaku sempat diamankan di Polsek Banjar sebelum akhirnya dibawa ke Polres Pandeglang pada Jumat siang.
Baca juga: Polisi Ungkap Detik-detik Pria di Pandeglang Bunuh Pacar: Dicekik dan Menutup Saluran Pernapasan
Pantauan di Polsek Banjar sekitar pukul 13.00 WIB, pelaku keluar dengan pengawalan ketat polisi dan tangan terborgol. Ia mengenakan kaus hitam, topi putih, serta celana pendek abu-abu sebelum dimasukkan ke mobil menuju Polres Pandeglang.
Salah seorang warga sekitar, Siska, mengaku warga tidak mengetahui secara pasti awal mula kejadian pembunuhan tersebut. Mereka baru mengetahui adanya peristiwa itu setelah polisi datang ke rumah pelaku pada pagi hari.
“Kurang tahu, tetangganya juga tidak ada yang tahu. Tiba-tiba datang polisi saja ke rumahnya,” ujar Siska saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.
Menurutnya, berdasarkan cerita dari keluarga pelaku, sebelum kejadian sempat terdengar cekcok antara korban dan pelaku. Namun pertengkaran itu dianggap hal biasa oleh keluarga.
Siska mengungkapkan, korban memang kerap menginap di rumah pelaku meski keduanya belum menikah.
“Orang tuanya sempat dengar cekcok, cuma dikira biasa. Pas dibangunin buat makan, ibunya kaget dan syok karena korban sudah meninggal,” katanya.
Sementara itu, paman pelaku bernama Mardi mengatakan hubungan korban dan pelaku sudah terjalin cukup lama sejak keduanya masih duduk di bangku SMA.
“Pacaran sudah lama, dari zaman SMA,” ujarnya.
Menurut Mardi, korban juga sudah sering datang ke rumah pelaku. Bahkan dirinya pernah melarang keduanya bertemu di rumah tersebut.
“Sering ke sini, bahkan saya pernah melarang supaya jangan sering ketemuan di rumah,” katanya.
Ia mengaku baru mengetahui korban meninggal dunia setelah polisi datang ke rumah pelaku.
“Saya juga baru tahu setelah ada polisi datang. Bahkan ibunya pelaku juga tidak tahu apa-apa,” ungkapnya.
Mardi menduga pelaku kemungkinan tersinggung dengan ucapan korban, terlebih kondisi pelaku yang disebut belum memiliki pekerjaan tetap.
“Mungkin tersinggung juga karena soal pekerjaan, pelaku kan nganggur. Bisa jadi gelap mata,” ujarnya.
| Polisi Ungkap Detik-detik Pria di Pandeglang Bunuh Pacar: Dicekik dan Menutup Saluran Pernapasan |
|
|---|
| Motif Pria Bunuh Pacar di Pandeglang, Dipicu Ucapan Soal Ibu yang Sakit |
|
|---|
| Sosok Pria Diduga Membunuh Kekasih di Pandeglang, Keluarga Sempat Dengar Cekcok |
|
|---|
| Ini Tampak Wajah Pria Terduga Pembunuh Wanita di Pandeglang, Kekasih Tewas Dicekik di Rumah Sendiri |
|
|---|
| Kisah Asmara Sejak SMA Berakhir Tragis, Pria di Pandeglang Diduga Bunuh Kekasih di Rumahnya Sendiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/OI-Pembunuh-Pacar-Pandeglang.jpg)