Arti Kata Bahasa Arab

Arti Qadarullah Wa Ma Syaa'a Fa'ala, Potongan Doa Sehari-hari : Ini Waktu yang Tepat Mengamalkannya

Berikut ini arti dari lafadz Qadarullah Wa Maa Syafaa’a Fa'ala, yang diketahui merupakan bagian dari potongan doa sehar-hari.

Tayang:
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Tajudin
Canva/Tribun Banten
ILUSTRASI - Berikut arti lafal Qadarullah Wa Maa Syafaa’a Fa'ala, yang diketahui merupakan bagian dari potongan doa sehari-hari. 

Di setiap peristiwa atau keadaan setiap muslim disunnahkan untuk selalu mengucapkan apa yang pernah dicontohkan Rasulullah

Beberapa kalimat tersebut terkandung makna yang sangat mendalam karena apapun yang terjadi selalu dalam kehendak Allah Ta’ala.

Selain mendapatkan pahala mengucapkan kalimat yang pernah dicontohkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam menjadikan seseorang tersebut selalu mengingat pencipta Nya. Menerima ketentuan dengan sabar dan ikhlas, karena memang semua yang terjadi adalah takdir Allah.

Berikut kapan waktu yang tepat mengucapkan dan mengamalkan doa dari kalimat  Qadarullah Wa Maa Syafaa’a Fa'ala.

1. Ketika sesuatu terjadi secara mendadak, di luar dugaan kita dan spontan terjadi.

Misal : memegang piring lalu terlepas dan pecah, kita ucapkan Qadarullah Wa Maa Syafaa’a Fa'ala 

Contoh lain, ketika membersihkan meja makan, tak sengaja tersenggol gelas berisi air dan airnya tumpah, kita ucapkan Qadarullah Wa Maa Syafaa’a Fa'ala yang artinya Ketentuan Allah, dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan.


2. Ucapan Qadarullah Wa Maa Syafaa’a Fa'ala juga dapat kita amalkan  berkaitan dengan takdir yang didapat atau yang didengarkan dari orang lain.

Salah satu takdir yaitu ketika kita atau orang lain mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan atau musibah.

Misal : kita mendengar si A kecelakaan dan kini dirawat di RS, kita dapat berucap : innalillahi wa inna ilaihi rojiun, Qadarullah Wa Maa Syafaa’a Fa'ala. 

Yang artinya kurang lebih :

Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita kembali. Itu semua ketentuan Allah, dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan.

3. Dan kondisi lainnya yang menggambarkan penerimaan terhadap takdir Allah.

Anjuran mengucapan kalimat Qadarullah Wa Maa Syafaa’a Fa’ala berdasarkan salah satu hadits Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

وَإِنْ أَصَابَكَ شَـيْءٌ فَـلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِـّيْ فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَـذَا ، وَلَـكِنْ قُلْ: قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved