Ramadan 2026
Bacaan Niat Puasa Ramadhan 2026 Lengkap : Tulisan Arab, Latin dan Artinya
Simak berikut ini bacaan niat puasa Ramadan 2026 lengkap dengan tulisan arab, latin dan artinya. Pemerintah telah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H
TRIBUNBANTEN.COM - Simak berikut ini bacaan niat puasa Ramadan 2026 lengkap dengan tulisan arab, latin dan artinya.
Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia telah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Keputusan tersebut diumumkan usai pelaksanaan sidang isbat yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026).
Penetapan awal bulan suci Ramadan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar setelah memimpin musyawarah bersama para ulama, ahli falak, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam.
Sebelum menjalankan ibadah puasa, niat menjadi bagian paling mendasar dalam pelaksanaan ibadah puasa.
Dalam ilmu fikih, niat bahkan ditempatkan sebagai rukun pertama yang menentukan sah atau tidaknya suatu amalan.
Karena itu, kekhawatiran lupa berniat pada malam hari kerap dirasakan sebagian umat Islam saat menjalani puasa Ramadhan.
Dalam praktiknya, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai waktu niat puasa. Mazhab Syafi’i mewajibkan niat pada setiap malam Ramadhan.
Sementara mazhab Maliki membolehkan niat dilakukan sekali pada malam pertama untuk satu bulan penuh selama puasanya dilakukan secara berurutan.
Baca juga: Cara Mencegah Bau Mulut saat Puasa Ramadhan 2026 : Catat 6 Poin Ini
Pendapat tentang niat puasa Ramadhan sebulan penuh juga tercantum dalam literatur fikih yang dikutip NU Online dari Kitab Perukunan Melayu Besar, yang sebagian besar merujuk pada Sabilul Muhtadin karya Syekh Arsyad Al-Banjari.
Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh
Berikut lafal niat puasa untuk satu bulan penuh:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ كُلِّهِ لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma syahri Ramadhāna kullihī lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
Aku sengaja berpuasa bulan Ramadan seluruhnya karena Allah ta’ala.
Dasar Pendapat Niat Sekali di Awal Ramadan
Keterangan mengenai cukupnya satu niat di awal Ramadan dijelaskan dalam Risalah Abi Zaid Al-Qairuwani yang disyarahkan dalam Kitab Al-Fawakihud Dawani. Dalam kitab tersebut disebutkan:
ويبيت الصيام في أوله "وليس عليه البيات" كل ليلة "في بقيته" وكذلك كل صوم يجب تتابعه يكفي النية الواحدة
Artinya: Seseorang harus berniat puasa pada malam hari di awal Ramadan. Tidak ada kewajiban niat berpuasa pada setiap malam pada hari-hari selanjutnya. Demikian juga berlaku pada puasa yang harus dikerjakan secara berurutan. Cukup niat sekali di awal.
Penjelasan ini menunjukkan bahwa puasa yang dilakukan secara berturut-turut, seperti puasa Ramadhan, diperbolehkan menggunakan satu niat di permulaan menurut mazhab Maliki.
Solusi bagi yang Khawatir Lupa Niat
Bagi pengikut mazhab Syafi’i tetap dianjurkan untuk berniat setiap malam. Namun, ulama memperbolehkan mengikuti pendapat mazhab Maliki sebagai bentuk kehati-hatian (tafa’ulan), terutama bagi yang sering lupa berniat.
Cara ini banyak dipilih sebagai solusi agar ibadah puasa tetap sah sekaligus memberi ketenangan selama menjalankan Ramadhan 2026.
Dengan memahami perbedaan pendapat ini, umat Islam dapat menyesuaikan dengan keyakinan mazhab masing-masing tanpa meninggalkan esensi niat sebagai pondasi utama dalam beribadah.
| Jadwal Buka Puasa Terakhir Ramadhan Kota Tangerang Selatan Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Terakhir Ramadhan Kabupaten Tangerang Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Terakhir Ramadhan Kota Tangerang Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Ramadhan Terakhir Lebak-Pandeglang Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Terakhir Ramadhan Cilegon Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Salat-Idul-Adha-Masjid-Raya-Al-Bantani.jpg)