Mobil Listrik Bermasalah di Jalur Mudik, PLN Siapkan Bantuan Charging

PLN menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran pemudik yang menggunakan mobil listrik selama periode Ramadan dan

Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Ade Feri
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, bersama jajarannya, usai meninjau kesiapan sistem kelistrikan di Kantor Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Kota Cilegon, Banten, Senin (16/3/2026). 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON -  PT PLN (Persero) menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran pemudik yang menggunakan mobil listrik selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah layanan bantuan pengisian daya apabila kendaraan listrik mengalami kendala di jalur mudik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, penggunaan mobil listrik untuk perjalanan mudik diperkirakan meningkat signifikan tahun ini. 

Baca juga: 6 Tips dari PLN Agar Listrik Rumah Tetap Aman Selama Mudik, Cabut Kontak Peralatan Elektronik

Jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan listrik diprediksi naik sekitar 1,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, PLN tidak hanya memperbanyak Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), tetapi juga menyiapkan layanan bantuan bagi pemudik yang mengalami kendala pengisian daya di perjalanan.

“Kalau ada saudara-saudara kita yang mudik mengalami kesulitan dalam charging mobil listriknya, bisa menghubungi layanan kami melalui WhatsApp Call di nomor 08777-111-2123. Operator kami akan membantu,” ujar Darmawan, usai meninjau kesiapan sistem kelistrikan di Kantor Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Kota Cilegon, Banten, Senin (16/3/2026).

Tak hanya itu, lanjut dia, PLN juga menyiapkan sebanyak 15 unit SPKLU mobile yang dapat bergerak untuk membantu pengguna kendaraan listrik apabila mengalami kendala pengisian daya di perjalanan.

SPKLU mobile tersebut dapat langsung menuju lokasi kendaraan listrik yang membutuhkan bantuan, sehingga pemudik tidak perlu khawatir apabila mengalami kehabisan daya di tengah perjalanan.

"Kami juga mengerahkan 72 ribu personil, dan lebih dari 4.100 posko di Se-antero Indonesia selama periode mudik tahun ini," jelasnya.

Di sisi lain, PLN juga telah melakukan optimasi infrastruktur pengisian kendaraan listrik di jalur mudik

Sejumlah SPKLU yang sebelumnya menggunakan teknologi slow charging diganti dengan fast charging hingga ultra fast charging agar proses pengisian daya menjadi lebih cepat.

Jumlah SPKLU di jalur mudik pun ditingkatkan hingga sekitar 1,7 sampai 1,8 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya untuk mengantisipasi lonjakan penggunaan kendaraan listrik selama periode mudik.

"Sehingga antrian untuk saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik terkendali dengan baik," ucap Darmawan.

Ia berharap, dengan berbagai langkah tersebut, para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman dan aman menuju kampung halaman.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved