Takut Anak-anaknya Dapat Pengaruh Buruk, Ruben Onsu Semprot Joe Octavianus Ipar Sarwendah: Merusak

Ruben meminta suami Wendy Lo agar fokus kepada keluarganya sendiri dan tidak perlu repot-repot mengurus Thalia dan Thania.

Tayang:
Penulis: Vega Dhini | Editor: Vega Dhini
Wartakotalive.com/ Bayu Indra Permana
Ruben meminta suami Wendy Lo agar fokus kepada keluarganya sendiri dan tidak perlu repot-repot mengurus Thalia dan Thania. 

TRIBUNBANTEN.COM - Presenter Ruben Onsu kini sedang menjadi sorotan karena terlibat perseteruan dengan sang mantan istri, Sarwendah.

Ruben Onsu dan Sarwendah terlibat perseteruan terkait kedua putri mereka, Thalia dan Thania.

Sebelumnya diberitakan, Ruben Onsu mengaku kesulitan untuk bertemu langsung dengan anak-anaknya selama enam bulan terakhir.

Akibat dari situasi tersebut, Ruben Onsu juga telah menghentikan pemberian nafkah sejak Desember 2025 sebagai bentuk protes karena ia merasa haknya untuk bertemu anak tidak dipenuhi pihak Sarwendah.

Pihak Sarwendah sendiri sempat membantah telah membatasi Ruben Onsu bertemu anak-anaknya.

Bahkan pihak Sarwendah dan Ruben Onsu terlibat aksi saling sindir di media sosial.

Adik Sarwendah, Wendy Lo juga ikut terseret permasalahan ini.

Ruben Onsu juga sempat mengingatkan Wendy Lo agar tidak ikut campur dan membuat situasi semakin panas.

Tak hanya Wendy Lo, kali ini Ruben Onsu juga memberikan pesan menohok kepada Joe Octavianus.

Joe Octavianus sendiri merupakan suami dari Wendy Lo.

Ruben Onsu menyampaikan kekhawatirannya setelah mengetahui sang putri, Thalia melakukan siarang langsung atau live di media sosial.

Dalam video yang dibagikan ulang oleh Ruben Onsu, terdengar suara seorang pria yang diduga adalah Joe Octavianus.

Ruben Onsu mengaku tidak tahu dengan topik pembahasan yang dibicarakan sebelumnya dalam live tersebut, namun ia menyayangkan putrinya dibiarkan membaca komentar yang tidak terkontrol dari netizen.

"Saya mengenal anak saya sejak lahir. Karena itu, menurut saya, membiarkan atau memberikan kesempatan kepada anak di bawah umur untuk melakukan live dan membaca komentar yang tidak terkontrol sama saja dengan merusak mata, hati, dan pola pikir mereka.

Saya tidak tahu apa yang dibicarakan sebelumnya, tetapi saya yakin reaksi yang ditunjukkan anak saya tidak muncul begitu saja. Pasti ada suasana, pengaruh, atau sudut pandang tertentu yang sudah ditanamkan di pikirannya, yang menurut saya tidak baik," beber Ruben pada Rabu, 10 Juni 2026.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved