UEFA akan Voting Penangguhan Israel, Klub dan Timnas Bisa Dilarang di Ajang Internasional

UEFA siap gelar voting untuk menangguhkan Israel dari kompetisi internasional. Jika disahkan, timnas dan klub Israel terancam absen di ajang UEFA.

Editor: Abdul Rosid
Via Kompas.com
UEFA siap gelar voting untuk menangguhkan Israel dari kompetisi internasional. Jika disahkan, timnas dan klub Israel terancam absen di ajang UEFA hingga kualifikasi Piala Dunia 2026. 

TRIBUNBANTEN.COM - Timnas dan klub Israel berpotensi didepak dari kompetisi internasional. Hal itu menyusul kabar UEFA yang tengah penyiapkan voting atau pemungutan suara penangguhan timnas dan klub Israel.

Dikutip dari Kompas.com via AP, sedikitnya 20 anggota Komite Eksekutif UEFA diperkirakan akan mendukung langkah penangguhan terhadap Israel. 

Apabila larangan terhadap Israel benar-benar berlaku, mereka tidak dapat melanjutkan kiprah di turnamen internasional, termasuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Baca juga: Jadwal Bola Malam Ini, Jumat 26 September 2025: Liga Spanyol, Saudi Pro League hingga Liga Europa

Sikap FIFA Belum Jelas

Belum ada kepastian apakah FIFA akan mengikuti langkah UEFA. Federasi sepak bola dunia itu akan menggelar pertemuan Dewan di Zurich pekan depan. 

Dewan FIFA beranggotakan 37 orang, delapan di antaranya merupakan perwakilan UEFA

Hingga kini FIFA menolak berkomentar terkait masalah Israel.

Hubungan dekat Presiden FIFA Gianni Infantino dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut bisa memengaruhi arah keputusan. 

Apalagi, FIFA telah mendapat dari dukungan pemerintahan Trump untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan akan berupaya menghentikan segala bentuk usaha yang mendorong pelarangan Israel dari Piala Dunia.

Tekanan Internasional terhadap Israel

Seruan untuk menjatuhkan larangan terhadap Israel di dunia sepak bola semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir. 

Hal ini dipicu protes terhadap dampak kemanusiaan dari operasi militer di Gaza.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, pekan lalu menyebut Israel seharusnya dilarang dari ajang olahraga internasional, serupa dengan sanksi yang diterapkan terhadap Rusia setelah invasi ke Ukraina pada 2022.

Selain itu, tujuh pakar independen yang bekerja dengan Dewan Hak Asasi Manusia PBB juga meminta FIFA dan UEFA menangguhkan Israel dari seluruh kompetisi internasional. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved