Kebakaran Hari Ini di Gudang Insektisida Tangsel, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar
Gudang distributor bahan kimia insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan, ludes terbakar pada Senin (9/2/2026).
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Ringkasan Berita:
- Gudang distributor bahan kimia insektisida di Pergudangan Taman Tekno, Setu, Tangsel, terbakar pada Senin (9/2/2026).
- Gudang menyimpan sekitar 5 ton bahan kimia pembasmi hama
- Hampir seluruh bangunan hangus terbakar, menyisakan puing dan rangka besi rak penyimpanan.
Laporan wartawan TribunBanten.com, Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Sebuah gudang distributor bahan kimia insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten ludes terbakar pada Senin (9/2/2026).
Berdasarkan pantauan TribunBanten.com, kawasan pergudangan tersebut terletak tidak jauh dari Kantor DPRD Kota Tangsel, yakni hanya berjarak sekitar 1,7 kilometer, serta berjarak 6,8 kilometer dari Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangsel.
Adapun gudang yang terbakar memiliki corak warna biru dongker dan merah bata, serta berada di bagian tengah di antara bangunan lainnya.
Baca juga: HPN 2026 Banten : Cak Imin Minta Pers Jadi Penjernih, Bukan Penambah Kebisingan Informasi di Era AI
Gudang yang merupakan tempat penyimpanan bahan insektisida atau pembasmi hama tersebut dimiliki oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang distributor.
Hampir seluruh badan bangunan terlihat gosong dan hanya menyisakan puing-puing besi yang diketahui sebelumnya merupakan rak penyimpanan bahan insektisida.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangsel, Omay Komarudin, mengatakan kebakaran hebat tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp2 miliar.
“Yang terbakar ini gudang insektisida, berisi bahan kimia pembasmi hama dengan jumlah sekitar 5 ton,” ujar Omay saat ditemui di lokasi kejadian.
Omay mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.15 WIB dan mulai melakukan penanganan sekitar pukul 04.30 WIB.
Menurutnya, proses pemadaman berlangsung cukup lama lantaran bahan yang terbakar didominasi oleh bahan-bahan kimia.
“Jadi ada bahan kimia yang tidak mau dipadamkan oleh air. Kami coba padamkan menggunakan foam (busa) juga tidak berhasil, sehingga pada akhirnya kami menggunakan teknik terakhir dengan pasir,” kata Omay.
“Setelah itu kondisi mulai melandai, dan saat ini kami masih melakukan pendinginan,” jelasnya.
Untuk memadamkan api, kata dia, Damkar Tangsel mengerahkan sedikitnya 16 unit mobil pemadam kebakaran dan 70 personel gabungan.
“Armada tersebut terdiri atas 14 unit mobil pemadam dari Damkar Tangsel, dua unit bantuan dari wilayah BSD, serta dua unit mobil tangki suplai air,” jelasnya.
| RSUD Labuan Tolak Rawat Peserta BPJS PPU Terkana Penyakit Tipes: Hasil Lab PKM Diharuskan Dirawat |
|
|---|
| Aksi Komplotan Rampok Bersenjata di Minimarket Tangerang Viral, Duit Rp29 Juta Digasak |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Banten Besok, Sabtu 23 Mei 2026: Waspada Hujan di Daerah Ini |
|
|---|
| Residivis Pencurian Motor Dibekuk di Pondok Aren Tangsel, Nyaris Diamuk Massa |
|
|---|
| Daftar 4 Kegiatan dan Jadwal Pelaksanaan SPMB Banten 2026 SMAN Jalur Domisili Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/KEBAKARAN-DI-TANGSEL-Gu.jpg)