Ramadan 2026

Jelang Ramadhan 2026, Makam di Tangsel Dipadati Peziarah, Omzet Pedagang Bunga Naik

Menjelang bulan suci Ramadan 2026/1447 Hijriah, area Makam Wakaf Islam di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

Tayang:
Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Ade Feri
ZIARAH - Warga sedang mengantre untuk membeli bunga dan air ziara di Area Makam Wakaf Islam di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/2/2026) 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026, area pemakaman wakaf Islam di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten dipadati peziarah, Selasa (17/2/2026). 

Tradisi tahunan ini tak hanya menjadi momen doa bagi keluarga yang telah wafat, tetapi juga membawa berkah bagi pedagang kembang musiman di sekitar lokasi pemakaman.

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com di lokasi, sejak pagi hari peziarah silih berganti datang secara berkelompok dengan mengenakan pakaian muslim, lengkap dengan kitab suci al-qur'an, kitab tahlil, maupun kitab yasin.

Pada area parkir nampak dipenuhi oleh kendaraan roda dua dan roda empat milik warga yang hendak berziarah. 

Di pintu masuk makam, deretan pedagang kembang tampak sibuk melayani pembeli.

Tampak sejumpah jenis kembang atau bunga tujuh rupa yang dijual terdiri dari mawar merah, mawar putih, melati, kenanga, kantil, sedap malam, serta kamboja atau melati gambir.

Sejumlah warga pun terlihat antre membeli kembang tujuh rupa dan air mawar sebelum masuk ke area pemakaman.

Di dalam kompleks makam, para peziarah tampak membersihkan pusara keluarga, menaburkan bunga, serta memanjatkan doa dengan khusyuk. 

Suasana berlangsung tertib, meski jumlah pengunjung lebih ramai dibandingkan hari biasa.

Ramainya pengunjung ini pun berdampak langsung pada peningkatan penjualan pedagang. 

Baca juga: Semarak Ramadhan 1447 H, Ratusan Warga Cimerak Citangkil Kota Cilegon Ikuti Pawai Taaruf

Jika pada hari biasa satu kantong kembang dijual Rp5.000 dan air mawar Rp5.000 per botol, menjelang Ramadan keduanya dijual dalam satu paket seharga Rp15.000.

Salah seorang pedagang kembang musiman, Dewi, mengaku momen menjelang Ramadan selalu dinantikan karena mampu mendongkrak pendapatannya.

“Alhamdulillah kalau mau Ramadan begini lebih ramai. Biasanya saya jual satu paket Rp15 ribu. Bunganya dari kebun sendiri, air mawarnya juga bikin sendiri,” ujar Dewi, saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, dalam beberapa hari menjelang Ramadan, dirinya bisa meraup keuntungan sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per hari. 

Jumlah tersebut, lanjut dia, meningkat dibandingkan hari biasa saat peziarah tidak terlalu ramai.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved