Naikkan Level UMKM, Dinkop UKM Tangsel Perkuat SDM dan Akses Pembiayaan
Dinkop UMK Tangsel mendorong 130 ribu lebih UMKM naik kelas melalui penguatan SDM, inkubasi bisnis, kemudahan NIB gratis, dan sertifikasi halal
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), akses pembiayaan, hingga pembenahan kelembagaan internal.
Langkah tersebut dilakukan, sebagai upaya dalam meningkatkan level UMKM di Tangsel agar naik kelas.
Kepala Dinkop UKM Tangsel, Bachtiar Priyambodo mengatakan, penguatan kapasitas menjadi fokus utama di tengah pertumbuhan jumlah UMKM yang kini telah menembus lebih dari 130 ribu unit usaha.
Menurutnya, jumlah tersebut merupakan akumulasi dari sekitar 92 ribu UMKM terdata sebelumnya, ditambah puluhan ribu Nomor Induk Berusaha (NIB) baru sepanjang 2025.
“Sebagai kota jasa dan perdagangan, Tangerang Selatan tidak bertumpu pada sektor industri atau pertanian. Karena itu, rasio wirausaha harus terus kita tingkatkan," ujarnya kepada TribunBanten.com, Selasa (3/3/2026).
"UMKM harus naik kelas dan mampu menciptakan lapangan kerja,” sambungnya.
Sebagai langkah konkret, lanjut Bachtiar, pada Februari 2025 lalu pihaknya melakukan penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dengan membentuk Bidang Wirausaha.
Bidang ini menjadi pecahan dari bidang UMKM sebelumnya, sehingga kini terdapat pembagian tugas yang lebih proporsional antara urusan koperasi dan UMKM.
"Jadi kalau sebelumnya itu tiga bidang menangani koperasi dan satu bidang menangani UMKM, nah dengan perubahan ini komposisinya menjadi dua bidang koperasi dan dua bidang yang fokus pada UMKM, termasuk Bidang Wirausaha," ucap Bachtiar.
"Mudah-mudahan dengan bidang baru ini dapat membuat program pengembangan dan pemberdayaan UMKM lebih terarah dan optimal, terutama dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha pemula maupun usaha muda," jelasnya.
Tak hanya itu, kata Bachtiar, hingga kini pihaknya juga melakukan evaluasi terhadap pola pelatihan yang selama ini berjalan.
Jika sebelumnya pelatihan bersifat output-oriented atau selesai setelah kegiatan, kini pendekatan diperluas melalui program Entrepreneur Hub dan inkubasi bisnis.
Melalui skema ini, proses dimulai dari rekrutmen terbuka, kurasi atau seleksi peserta, hingga pendampingan intensif dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai mentor.
Peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga dibimbing menyusun perencanaan bisnis, strategi pemasaran, hingga penguatan manajemen keuangan.
| Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Tangerang Raya Hari Ini, Senin 18 Mei 2026 |
|
|---|
| Selamat dari Penusukan Tetangga Diduga ODGJ, Nenek di Tangsel Kini Terlilit Utang Rp11 Juta |
|
|---|
| Hantavirus Mulai Muncul di Sejumlah Daerah, Dinkes Tangsel Minta Warga Jaga Kebersihan Lingkungan |
|
|---|
| Berawal dari Patroli Siber, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Child Grooming di Sekolah Swasta Tangsel |
|
|---|
| Paramount Land Luncurkan Matera Lakeside, Klaster Hunian Baru di Sisi Danau Cihuni Tangerang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Bachtiar-Priyambodo-saat-s.jpg)