Perluas Akses Pasar UMKM, Dinkop UKM Tangsel Targetkan 2.000 Sertifikat Halal Gratis pada 2026
Dinkop UKM Kota Tangerang Selatan menargetkan sebanyak 2.000 sertifikat halal gratis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah tahun 2026
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan sebanyak 2.000 sertifikat halal gratis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun 2026.
Langkah itu dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar, sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM lokal.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Bachtiar Priyambodo mengatakan, dengan memiliki sertifikat halal, produk pelaku UMKM akan lebih mudah untuk masuk ke ritel modern, marketplace, hingga memperluas jaringan pemasaran.
Baca juga: Naikkan Level UMKM, Dinkop UKM Tangsel Perkuat SDM dan Akses Pembiayaan
Menurutnya, program sertifikasi halal gratis tersebut merupakan arahan langsung Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap penguatan sektor UMKM.
Terlebih UMKM yang ada di Tangsel didominasi oleh UMKM yang bergerak di sektor kuliner dan makanan olahan.
"Dan memang saat ini beberapa tenan atau pemasaran mensyaratkan itu (sertifikat halal) supaya ada legalitas halal atas barang yang dijual," katanya kepada TribunBanten.com, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, dalam mengurus sertifikat halal tersebut, para pelaku UMKM harus menyiapkan Nomor Induk Berusaha (NIB), KTP, NPWP pelaku usaha, daftar produk dan bahan baku termasuk dokumen pendukung bahan.
"Tapi kalau di kita misal NIB nya belum ada atau NPWP nya belum ada gapapa datang saja ke kita, nanti kita bantu urus prosesnya," kata Bachtiar.
Bahkan kata dia, sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan sertifikat halal, pihaknya siap untuk turun langsung ke beberapa kegiatan yang ramai dikunjungi masyarakat.
"Salah satu nya bazar ramadhan yang akan di gelar pada Kamis besok, itu kami sediakan juga tempat untuk mengurus sertifikat halal," ucapnya,
Tidak hanya memfasilitasi sertifikasi halal, lanjut Bachtiar, saat ini pihaknya juga turut membantu pelaku usaha di Tangsel dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis.
“Kalau UMKM ingin berkembang, legalitasnya harus lengkap. Kami bantu mulai dari pembuatan NIB hingga sertifikasi halal, sehingga mereka punya daya saing yang lebih kuat,” jelasnya.
Dengan adanya target 2.000 sertifikat halal gratis pada 2026, Bachtiar berharap, semakin banyak pelaku usaha yang mampu memperluas pasar dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
"Kami juga berharap dengan program ini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal Tangsel, khususnya sektor kuliner dan makanan olahan yang mendominasi UMKM di wilayah Tangsel," pungkasnya.
| Bakti Sosial Ramadhan, 22 UMKM di Kota Serang Terima Bantuan Modal dan 74 Anak Yatim Dapat Santunan |
|
|---|
| Naikkan Level UMKM, Dinkop UKM Tangsel Perkuat SDM dan Akses Pembiayaan |
|
|---|
| 40 Ucapan Hari Dewan Kerajinan Indonesia 3 Maret 2026, Inspiratif dan Penuh Semangat |
|
|---|
| Pemkot Tangsel Bakal Siapkan Bazar Ramadan untuk Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok |
|
|---|
| Gubernur Andra Soni Dorong Industri Halal Jadi Mesin Ekonomi Baru Banten, UMKM Diminta Ambil Peran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Bachtiar-Priyambodo-saat-s.jpg)