Idul Adha 2026, Benyamin Sebar 37 Sapi dan 60 Kambing untuk Warga Tangsel

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyalurkan total 37 ekor sapi dan 60 ekor kambing kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Tayang:
Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Ade Feri
HARI RAYA - Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, usai melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Rabu (27/5/2026). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERPONG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyalurkan total 37 ekor sapi dan 60 ekor kambing kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Hewan kurban tersebut didistribusikan ke berbagai wilayah di Kota Tangerang Selatan untuk dibagikan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie usai melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Rabu (27/5/2026).

"Total kurban dari Pemkot Tangsel sebanyak 37 sapi dan 60 kambing. Distribusinya disebar ke seluruh wilayah di Tangerang Selatan hari ini," ujar Benyamin.

Selain menyalurkan hewan kurban, Pemkot Tangsel juga membagikan sekitar 10 ribu kantong berbahan kain dan besek bambu ke sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai saat proses distribusi daging kurban kepada masyarakat.

"Kurang lebih hampir 10 ribu kita bagikan ke tempat-tempat pemotongan hewan," katanya.

Menurut Benyamin, penggunaan besek bambu dan kantong kain menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel mendorong pelaksanaan Iduladha yang lebih ramah lingkungan.

 

"Mudah-mudahan dengan langkah ini, masyarakat maupun panitia kurban di wilayah Tangsel dapat mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga memastikan bahwa seluruh hewan kurban yang disalurkan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Kepastian itu didapat berdasarkan hasil pemeriksaan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tangsel selama sepekan terakhir.

"Bahwa dari pemeriksaan itu tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan kurban yang diperiksa," ucap Benyamin.

"Alhamdulillah semuanya memenuhi syarat untuk menjadi hewan kurban karena sudah diperiksa secara teliti," jelasnya.

Di akhir Benyamin menyatakan, bahwa Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kepedulian sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.

"Iduladha mengajarkan kita nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan gotong royong," katanya. 

"Semangat berbagi melalui ibadah kurban harus mampu menumbuhkan empati di tengah masyarakat Tangerang Selatan yang maju dan dinamis," pungkasnya.

 

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved