Tak Hanya Perizinan, Tangsel One Bakal Layani Urusan KTP hingga Kesehatan
Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mengembangkan platform layanan digital Tangsel One agar dapat mengakomodasi lebih banyak layanan publik
Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Tajudin
Ringkasan Berita:
- Pemkot Tangsel mengembangkan aplikasi Tangsel One untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu platform digital.
- Layanan saat ini fokus pada perizinan, sementara ke depan akan diperluas ke kependudukan dan kesehatan.
- Akses dibuat mudah lewat WhatsApp, tanpa perlu aplikasi tambahan atau akun khusus.
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus mengembangkan platform layanan digital Tangsel One agar dapat mengakomodasi lebih banyak layanan publik bagi masyarakat.
Jika saat ini Tangsel One masih didominasi layanan perizinan, ke depan aplikasi tersebut ditargetkan dapat melayani berbagai kebutuhan masyarakat lainnya, mulai dari administrasi kependudukan hingga layanan kesehatan.
Tangsel One adalah platform layanan digital milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) yang digunakan untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu sistem.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, Tb Asep Nurdin mengatakan, pengembangan Tangsel One merupakan inisiatif langsung Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, yang ingin memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi digital.
"Kegiatan hari ini sebetulnya inisiator langsung dari Pak Wali Kota. Beliau ingin layanan pemerintah, khususnya layanan publik, memanfaatkan teknologi digital," kata Asep usai kegiatan Workshop AI Empowerment Government di Puspemkot Tangsel, Senin (15/6/2026).
Baca juga: Agenda Pemkot Tangsel, Senin 15 Juni 2026: Workshop AI, Raperda APBD 2025 hingga Sensus Ekonomi
Menurut Asep, pengembangan layanan digital tersebut telah dimulai melalui peluncuran platform Tangsel One yang dilakukan sekitar satu bulan lalu.
Dalam platform itu, Pemkot Tangsel juga menghadirkan agen kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bernama Helita yang berfungsi membantu masyarakat memperoleh informasi layanan publik.
Meski demikian, Asep mengakui layanan yang tersedia saat ini belum mencakup seluruh kebutuhan masyarakat.
"Saat ini memang belum menyeluruh. Harapan Pak Wali Kota, seluruh layanan publik nantinya bisa masuk ke dalam satu siklus aplikasi, yaitu Tangsel One," ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini layanan perizinan menjadi sektor yang paling lengkap terintegrasi dalam Tangsel One.
Bahkan, seluruh layanan yang berada di bawah pelayanan perizinan telah masuk ke dalam platform tersebut.
"Kalau dari jumlah total layanan publik yang ada, untuk PTSP sudah 100 persen masuk ke dalam layanan Tangsel One atau Helita. Tapi untuk layanan yang lain masih dalam pengembangan," jelasnya.
Ke depan, Pemkot Tangsel menargetkan layanan administrasi kependudukan hingga layanan kesehatan dapat diakses melalui platform yang sama.
Salah satu layanan yang diharapkan dapat segera terintegrasi adalah pengurusan dokumen kependudukan seperti KTP.
| Agenda Pemkot Tangsel, Senin 15 Juni 2026: Workshop AI, Raperda APBD 2025 hingga Sensus Ekonomi |
|
|---|
| Cegah Titipan dan Diskriminasi, Pemkot Tangsel Libatkan DPRD hingga Ombudsman Kawal SPMB 2026/2027 |
|
|---|
| Sekda Tangsel Soroti Rantai Pasok MBG, Bahan Baku Diminta Berasal dari Pelaku Usaha Lokal |
|
|---|
| Mayoritas Dapur MBG di Tangsel Belum Bersertifikat, Dinkes Tangsel: 15 Dapur yang Lolos Verifikasi |
|
|---|
| Dishub Tangsel Siapkan U-Turn Terlindung di Jalan Raya Serpong, Lokasi di Depan WTC Bakal Ditutup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Diskominfo-Kota-Tangerang-Selatan-Tb-Asep-Nurdin-saat.jpg)