4 Warga Banten Positif Terjangkit Virus Corona, Ini Dugaan Penyebabnya

empat warga Banten positif Corona. Keempatnya dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dan Rumah Sakit Persahabatan

Editor: Yulis Banten
facebook Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim 

TRIBUNBANTEN.COM - Jumlah penderifa virus Corona atu Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Hingga, Jumat (13/3/2010), jumlah pasien positif Corona mencapai 69 orang. Sehari sebelumnya, Kamis (12/3/2020) baru mencapai 34 orang.

Dari jumlah tersebut, empat orang diantaranya berasal dari Provinsi Banten

Keempatnya kini masih dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dan Rumah Sakit Persahabatan Jakarta.

Hal itu disampaikan Gubernur Banten, Wahidin Halim dalam keterangan resminya, Kamis (12/3/2020) malam.

"Perkembangan terakhir, ada empat orang warga Banten yang terinfeksi virus Corona," kata Wahidin Halim, dikutip dari Kompas.com.

Wahidin Halim  menyampaikan, tiga orang pasien sebelumnya mempunyai riwayat bepergian ke Malaysia.

Sedangkan, untuk satu pasien diketahui baru pulang dari Bali.

Wahidin Halim mengatakan, informasi adanya empat orang yang dinyatakan positif itu berdasarkan laporan yang diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

 

Wahidin Halim pun berharap masyarakat tetap waspada dan tak perlu panik.

"Jangan panik dan dengan menghindari pertemuan-pertemuan bersifat umum,atau paling tidak menjauhi keramaian, agar kita bisa memastikan tidak tertular virus corona ini," ujarnya.

Gubernur Banten, Wahidin Halim.
Gubernur Banten, Wahidin Halim. (Warta Kota/Nur Ichsan)

Achmad Yurianto Tak Tahu

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengaku belum memperoleh data terkait dua warga Banten positif corona dari Wahidin Halim.

"Saya tidak dengar, Gubernur Banten dapat dari mana itu periksanya itu."

"Kita tidak pernah menyampaikan data ini kepada gubernur."

"Data ini disampaikan ke dinas kesehatan untuk kemudian dilakukan trakcing," ujar Yuri di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, dikutip dari Kompas.com.

 

Ia menduga, data yang disampaikan Gubernur Banten merupakan data pasien yang sedang dirawat di Jakarta tetapi berdomisili di Banten.

"Bisa saja, misalnya pasiennya ada di Jakarta tetapi ternyata dia warga Tangerang."

"Kan masuk Banten itu, setiap hari mondar-mandir ke sini dan keluarganya di sana, artinya bisa saja seperti itu."

"Tetapi kita tidak pernah memberikan pada otoritas pemerintahan."

"Saya tidak tahu, kalau beliau mendapat data sendiri terserah," jelas Yuri.

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto.
Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto. (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Cara Cegah Tertular Virus Corona

Menjaga imunitas tubuh disebut menjadi cara terampuh untuk mencegah tertular virus corona yang kini sudah masuk ke Indonesia.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo menyebut, imunitas tubuh bisa ditingkatkan dengan makan yang cukup.

Doni juga menilai, mengonsumsi jamu bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

"Jangan biarkan perut kosong, sebelum ke luar rumah pastikan sarapan pagi hari," ujar Doni dalam acara IndoSterling Forum di Jakarta, Kamis (5/3/2019), dikutip dari Kompas.com.

 

Selain itu, Doni mengimbau, bagi masyarakat yang menderita flu agar tak melakukan kegiatan di luar rumah.

Masyarakat diwajibkan menggunakan masker, jika memang diharuskan untuk ke luar rumah saat flu.

Ia mengungkapkan, pemerintah saat ini tengah merancang protokol penanganan corona.

BNPB dalam hal itu bertindak sebagai koordinator, sedangkan eksekutornya adalah kementerian terkait dan TNI atau Polri.

Doni menyebut, wabah Covid-19 termasuk dalam kategori bencana, yakni bencana non-alam.

(Tribunnews.com/Nuryanti) (Kompas.com/Acep Nazmudin/Rakhmat Nur Hakim)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved