Kena PHK Terima Kartu Pra Kerja, Satu Orang Terima Rp 3.550.000

Insentif tersebut melalui program Kartu Pra Kerja yang mulai dibuka pekan kedua bulan April 2020 bagi WNI berusia 18 tahun ke atas dan tidak bekerja

Tayang:
Editor: Yulis Banten
net
Ilustrasi PHK 

"Kami minta mereka yang terdampak agar dapat mengisi data lengkap dan valid agar bisa dibantu," kata Andri saat dikonfirmasi.

Dijelaskan, nantinya data yang masuk akan dihimpun untuk diteruskan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Pencatatan pendataan akan ditutup pada Sabtu tengah malam, pukul 00.00 WIB.

"Hari ini adalah hari terakhir pendataan pekerja terdampak Covid-19 yang nantinya akan disampaikan kepada Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian," kata Andri.

"Segera isi data lengkap hari ini sebelum pukul 00.00 WIB," ujarnya.

3 Dokter Meninggal Hari ini karena Covid-19, Satunya dari Tangsel, Total Sudah 18 Dokter Meninggal

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengingatkan pemerintah potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga ratusan ribu pekerja pada saat pandemi coronavirus disease (Covid)-19.

Pada saat ini, menurut dia, industri yang akan terkena dampak langsung adalah industri padat karya, seperti tekstil, sepatu, garment, makanan, minuman, komponen elektronik hingga komponen otomotif.

“Bahan baku berkurang, maka produksi akan menurun. Ketika produksi menurun, maka berpotensi terjadi pengurangan karyawan dengan melakukan PHK,” kata Said Iqbal.

Selain ketersediaan bahan baku di industri manufaktur yang mulai menipis khususnya bahan baku impor, hal lain yang memicu PHK, karena melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar.

Dia mencontohkan penutupan Pasar Tanah Abang yang disebut-sebut sebagai Pusat Grosir Tekstil Terbesar di Asia Tenggara.

8,5 Juta Pelanggan Sudah Dapat Token Gratis, Ini Caranya buat Prabayar dan Pascabayar

Menurut dia, tidak ada aktivitas jual-beli dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar akan berpotensi terjadi PHK terhadap buruh di tengah ancaman corona.

Pencari kerja di Job Fair
Pencari kerja di Job Fair (Tribunnews/Irwan Rismawan)

“Perusahaan membeli bahan baku dengan dollar dan menjual dengan rupiah yang terus melemah. Ditambah daya beli masyarakat yang menurun tajam, perusahaan akan kesulitan menaikkan harga jual. Ini akan membuat perusahaan rugi yang mengancam kelangsungan pekerjaan,” kata Iqbal.

Untuk mengatasi gelombang PHK, dia meminta, pemerintah menyelesaikan sejumlah hal. Ketersediaan bahan baku di industri manufaktur, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar, menurunnya kunjungan wisatawan, dan anjloknya harga minyak dan indeks saham gabungan.

Dia memprediksi selama kurun waktu dua bulan ke depan akan terjadi PHK hingga ratusan ribu buruh apabila pemerintah tidak segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kami meminta pemerintah segera melakukan langkah-langkah, agar potensi menyebabkan PHK bisa diselesaikan. Serikat buruh, khususnya KSPI, akan bersama-sama pemerintah mencegah penyebaran pandemi virus corona dan mengantisipasi tidak terjadi PHK besar-besaran,” ujarnya.(Tribun Network/van/gle/wly)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved