Virus Corona

Pelatih Timnas Indonesia U19 Positif Corona

Pelatih Timnas Indonesia U19 Gong Oh Kyun dinyatakan positif virus corona setelah dua kali rapid test di rumah sakit di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Tayang:
Editor: Abdul Qodir
(DOK. PSSI)
Asisten Shin Tae-yong dalam jajaran kepelatihan timnas Indonesia, Gong Oh Kyun. 

Shin Tae-yong dan Gong Oh-kyun sukses membawa Korea Selatan ke Piala Dunia 2018 di Rusia meski mereka tak berhasil lolos dari fase grup.

Setelah Piala Dunia 2018, Shin Tae-Yong dan Gong Oh-kyun menganggur hingga diminta PSSI menangani timnas Indonesia.

Selain Gong Oh-kyun, Kim Hae Woon, Kim Woo Jae dan Lee Jaehong adalah tiga asisten dari Korea Selatan yang dibawa Shin Tae-yong.

Liga Indonesia Dihentikan

PSSI memutuskan menghentikan sementara penyelenggaraan kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 mulai Maret hingga Juni 2020 menyusul status keadaan darurat bencana virus corona di Tanah Air.

Surat Keputusan PSSI itu ditandatangani Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada 27 Maret 2020.

Logo PSSI
Logo PSSI (Dok. PSSI)

Disampaikan, penghentian dilakukan setelah mempertimbangkan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Maklumat Kapolri, Surat Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang perpanjangan status darurat bencana pandemi Covid-19, serta masukan dan saran dari Komite Eksekutif (Exco) PSSI, PT Liga Indoensia Baru (LIB), serta klub-klub peserta Shopee Liga 1 dan Liga 2.

“Saya selaku Ketua Umum PSSI memutuskan, bahwa PSSI menetapkan bahwa bulan Maret, April, Mei dan Juni adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia, maka status ini disebut keadaan kahar atau force majeure,” kata Iriawan dalam laman PSSI.

Karena itu, Iriawan melanjutkan, klub peserta Shopee Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang disepakati antara klub dan pemain, pelatih serta ofisial atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret, April, Mei, Juni 2020 yang akan dibayarkan maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera di dalam kontrak kerja.

“Dengan ini saya memutuskan menunda gelaran kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 sampai dengan 29 Mei 2020. Apabila status keadaan tertentu darurat bencana tidak diperpanjang oleh pemerintah, maka PSSI menginstruksikan PT LIB untuk dapat melanjutkan Shopee Liga 1 dan Liga 2 terhitung mulai 1 Juli 2020,” paparnya.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kedua kiri), Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto (kanan), Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri), dan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berfoto bersama saat acara penandatanganan kontrak dan perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia, di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019). Dalam acara tersebut, Shin Tae-yong mendapat suvenir jersey Timnas Indonesia bernomor punggung 1 dengan nama punggung Shin Tae Yong.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kedua kiri), Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto (kanan), Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri), dan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berfoto bersama saat acara penandatanganan kontrak dan perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia, di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019). Dalam acara tersebut, Shin Tae-yong mendapat suvenir jersey Timnas Indonesia bernomor punggung 1 dengan nama punggung Shin Tae Yong. (Tribunnews.com/Jeprima)

Namun, apabila pemerintah memperpanjang status darurat bencana setelah 29 Mei dan PSSI memandang belum cukup ideal untuk melanjutkan, maka se;uruh kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 pada musim ini akan dihentikan.

“Hal-hal terkait teknis, termasuk penjadwalan, sistem dan format kompetisi, kewajiban klub pada pihak ketiga, promosi dan degradasi, akan saya atur kemudian pada surat keputusan terpisah,” jelas M Iriawan yang juga menjabat Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) itu.

Iriawan juga membenarkan adanya informasi terkait Piala AFF U-16 dan AFF U-19 yang rencananya digelar di Indonesia pada Juli dan Agustus ditunda untuk waktu yang belum bisa ditentukan. Begitu pula Piala AFF U-15 Putri dan U-18 Putri yang rencananya juga menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Kita semua harus berbesar hati. Ini adalah kondisi darurat yang melanda umat manusia di dunia. Mari kita saling bergandeng tangan, tanpa saling menyalahkan. Jika kita kompak dan bersatu, kita akan kuat, bersama melewati ujian ini. Amin,”jelas Iriawan. (Tribunnews.com/Kompas.com/coz)

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved