Virus Corona

Pelatih Timnas Indonesia U19 Positif Corona

Pelatih Timnas Indonesia U19 Gong Oh Kyun dinyatakan positif virus corona setelah dua kali rapid test di rumah sakit di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Tayang:
Editor: Abdul Qodir
(DOK. PSSI)
Asisten Shin Tae-yong dalam jajaran kepelatihan timnas Indonesia, Gong Oh Kyun. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pelatih Timnas Indonesia U19  sekaligus asisten pelatih Shin Tae-yong di Timnas senior Indonesia, Gong Oh-kyun, dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Kepastian Gong Oh-Kyun terkena virus corona disampaikan secara langsung oleh PSSI melalui situs resminya, Sabtu (4/4/2020).

Pelatih Timnas Indonesia U19 Gong Oh Kyun dinyatakan positif virus corona setelah dua kali rapid test di rumah sakit di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Tercatat ada lima orang yang berada dalam jajaran pelatih Timnas Indonesia yang melakukan rapid test pada waktu bersamaan termasuk Shin-Tae Yong.

Beruntung, keempat orang lainnya dinyatakan negatif hasil rapid tesnya.

Keempat orang tersebut antara lain Shin Tae-yong, Kim Hae Woon, Kim Woo Jae, dan Lee Jae Hong.

Shin Tae-yong bersama tiga rekannya yang dinyatakan negatif tersebut juga telah pulang ke Korea Selatan, Jumat (3/4/2020) malam.

Sementara, Gong Oh Kyun akan menjalani tes PCR, SWAB, CT Scan Thorax, cek fungsi hati dan elektrolit dalam waktu dekat.

Dengan kondisi positif virus corona, pelatih asal Korea Selatan tersebut dipastikan batal untuk pulang kampung.

Hal itu diungkapkan oleh Syarif Alwi selaku Dokter Timnas Indonesia. "Coach Gong akan melakukan isolasi di sebuah rumah sakit di Jakarta, ia tidak mengalami gejala-gejala seperti demam, batuk, flu, atau kesulitan bernafas," ungkap Syarif Alwi, seperti dikutip dari laman resmi PSSI.

Wakil Presiden Barcelona Positif Corona

Hasil Riset: Banten dan Provinsi Ini Paling Tidak Siap Hadapi Ledakan Puncak Corona

Sang dokter menyampaikan kondisi Gong Oh Kyun dalam keadaan baik-baik saja apalagi ia memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

"Dia hanya carrier atau pembawa virus di tubuhnya yang dikhawatirkan bisa menularkan pada seseorang yang memiliki imun tubuh lemah," tambahnya.

Pemain timnas Indonesia menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum menghadapi timnas Malaysia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/9/2019).
Pemain timnas Indonesia menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum menghadapi timnas Malaysia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/9/2019). (Tribunnews.com/Irwan Rismawan)

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan mengungkapkan rasa simpatinya kepada Goh Oh Kyun yang baru saja divonis terkena virus corona.

Pria yang akrab disapa 'Iwan Bule' tersebut berharap sang pelatih Garuda Muda tersebut agar segera pulih. "Kami mendoakan agar coach Gong Oh Kyun cepat pulih dan dapat beraktivitas secara normal lagi nantinya," ujar M Iriawan.

M Iriawan juga yakin bahwa Gong Oh Kyun bisa kuat menghadapi situasi tersebut.

Tak lupa, PSSI juga telah memberitahukan kabar positifnya Goh Oh-kyun terkena virus corona kepada Kedutaan Besar Korea Selatan yang berada di Indonesia. "Saya yakin ia kuat dan tetap dalam motivasi yang tinggi untuk melawan virus Corona," lanjut Iwan Bule.

"Kami juga telah memberitahukan hal ini kepada pihak Kedutaan besar Korea Selatan di Indonesia," katanya.

Menyikapi kondisi tersebut, Iwan Bule juga menegaskan PSSI telah melakukan tindakan semaksimal mungkin untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Beberapa langkah yang telah dilakukan oleh PSSI antara lain menerapkan protokol kesehatan kepada seluruh karyawan agar bekerja dari rumah.

Selain itu, ada langkah pencegahan lainnya misalnya melakukan penyemprotan disinfektan di kantor PSSI.

PSSI juga sudah meminta pelatih, pemain dan karyawan untuk self monitoring sambil menerapkan kebijakan social and physical distancing.

Selain itu, sesuai dengan protokol kewaspadaan pencegahan corona bagi kegiatan keolahragaan yang dikeluarkan oleh Kemenpora pada tanggal 17 Maret lalu.

Dampingi Shin Tae-yong Sejak 2017 

Gong Oh-kyun merupakan asisten asal Korea Selatan yang dibawa Shin Tae-yong sejak ia pertama ditunjuk menjadi pelatih timnas Indonesia pada Desember 2019.

Kedua sosok ini sudah bekerja sama sejak 2017 ketika Shin Tae-yong menjadi asisten pelatih timnas Korea Selatan, Uli Stielike.

Shin Tae-yong dan Gong Oh-kyun membantu Uli Stielike menangani Timnas U20 dan U23 Korea Selatan.

Prestasi terbaik keduanya di Timnas U20 adalah membawa Korea Selatan melaju hingga 16 besar Piala Dunia U20 2017.

Pada Juni 2017, Korea Selatan memutuskan memecat Uli Stielike karena hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia.

Shin Tae-yong kemudian ditunjuk menjadi pengganti Uli Stielike pada Juli 2017.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kedua kiri), Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto (kanan), SekrPelatih etaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri), dan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berfoto bersama saat acara penandatanganan kontrak dan perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia, di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019). Dalam acara tersebut, Shin Tae-yong mendapat suvenir jersey Timnas Indonesia bernomor punggung 1 dengan nama punggung Shin Tae Yong.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kedua kiri), Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto (kanan), SekrPelatih etaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri), dan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berfoto bersama saat acara penandatanganan kontrak dan perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia, di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019). Dalam acara tersebut, Shin Tae-yong mendapat suvenir jersey Timnas Indonesia bernomor punggung 1 dengan nama punggung Shin Tae Yong. (Tribunnews.com/Jeprima)

Setelah diangkat menjadi pelatih kepala, Shin Tae-yong tetap membawa Gong Oh-kyun menjadi asistennya.

Shin Tae-yong dan Gong Oh-kyun sukses membawa Korea Selatan ke Piala Dunia 2018 di Rusia meski mereka tak berhasil lolos dari fase grup.

Setelah Piala Dunia 2018, Shin Tae-Yong dan Gong Oh-kyun menganggur hingga diminta PSSI menangani timnas Indonesia.

Selain Gong Oh-kyun, Kim Hae Woon, Kim Woo Jae dan Lee Jaehong adalah tiga asisten dari Korea Selatan yang dibawa Shin Tae-yong.

Liga Indonesia Dihentikan

PSSI memutuskan menghentikan sementara penyelenggaraan kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 mulai Maret hingga Juni 2020 menyusul status keadaan darurat bencana virus corona di Tanah Air.

Surat Keputusan PSSI itu ditandatangani Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada 27 Maret 2020.

Logo PSSI
Logo PSSI (Dok. PSSI)

Disampaikan, penghentian dilakukan setelah mempertimbangkan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Maklumat Kapolri, Surat Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang perpanjangan status darurat bencana pandemi Covid-19, serta masukan dan saran dari Komite Eksekutif (Exco) PSSI, PT Liga Indoensia Baru (LIB), serta klub-klub peserta Shopee Liga 1 dan Liga 2.

“Saya selaku Ketua Umum PSSI memutuskan, bahwa PSSI menetapkan bahwa bulan Maret, April, Mei dan Juni adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia, maka status ini disebut keadaan kahar atau force majeure,” kata Iriawan dalam laman PSSI.

Karena itu, Iriawan melanjutkan, klub peserta Shopee Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang disepakati antara klub dan pemain, pelatih serta ofisial atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret, April, Mei, Juni 2020 yang akan dibayarkan maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera di dalam kontrak kerja.

“Dengan ini saya memutuskan menunda gelaran kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 sampai dengan 29 Mei 2020. Apabila status keadaan tertentu darurat bencana tidak diperpanjang oleh pemerintah, maka PSSI menginstruksikan PT LIB untuk dapat melanjutkan Shopee Liga 1 dan Liga 2 terhitung mulai 1 Juli 2020,” paparnya.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kedua kiri), Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto (kanan), Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri), dan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berfoto bersama saat acara penandatanganan kontrak dan perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia, di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019). Dalam acara tersebut, Shin Tae-yong mendapat suvenir jersey Timnas Indonesia bernomor punggung 1 dengan nama punggung Shin Tae Yong.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kedua kiri), Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto (kanan), Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri), dan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berfoto bersama saat acara penandatanganan kontrak dan perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia, di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019). Dalam acara tersebut, Shin Tae-yong mendapat suvenir jersey Timnas Indonesia bernomor punggung 1 dengan nama punggung Shin Tae Yong. (Tribunnews.com/Jeprima)

Namun, apabila pemerintah memperpanjang status darurat bencana setelah 29 Mei dan PSSI memandang belum cukup ideal untuk melanjutkan, maka se;uruh kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 pada musim ini akan dihentikan.

“Hal-hal terkait teknis, termasuk penjadwalan, sistem dan format kompetisi, kewajiban klub pada pihak ketiga, promosi dan degradasi, akan saya atur kemudian pada surat keputusan terpisah,” jelas M Iriawan yang juga menjabat Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) itu.

Iriawan juga membenarkan adanya informasi terkait Piala AFF U-16 dan AFF U-19 yang rencananya digelar di Indonesia pada Juli dan Agustus ditunda untuk waktu yang belum bisa ditentukan. Begitu pula Piala AFF U-15 Putri dan U-18 Putri yang rencananya juga menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Kita semua harus berbesar hati. Ini adalah kondisi darurat yang melanda umat manusia di dunia. Mari kita saling bergandeng tangan, tanpa saling menyalahkan. Jika kita kompak dan bersatu, kita akan kuat, bersama melewati ujian ini. Amin,”jelas Iriawan. (Tribunnews.com/Kompas.com/coz)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved