Breaking News:

Bagaimana Warga yang Tidak Mampu Bayar Iuran BPJS Kesehatan?

Lalu untuk mendapatkan layanan lagi saat peserta ingin berobat, peserta harus melunasi tagihan lebih dulu

TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Sejumlah petugas melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional di kantor BPJS Kesehatan di Jalan Abdul Wahab Syachranie, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (10/2/2020). Sesuai Perpres Nomor 75 Tahun 2019, iuran BPJS Kesehatan dipastikan naik untuk tiap kelasnya.Diharapkan biaya yang naik berdampak pada pelayanan yang juga meningkat. 

TRIBUNBANTEN.COM - Presiden Jokowi menaikkan iuran BPJS Kesehatan di tengah pandemi ini dan menuai beragam reaksi publik.

Berdasarkan Perpres No. 64 Tahun 2020, kenaikan iuran BPJS Kesehatan mulai berlaku pada 1 Juli 2020.

Kenaikan berlaku untuk kelas I dan kelas II mandiri.

Perincian kenaikan iuran:

* Kelas 1 Rp 150.000

* Kelas 2 Rp 100.000

* Kelas 3 Rp 25.500 (Rp 42.000 dikurangi subsidi pemerintah Rp 16.500)

Kenaikan pada iuran kelas I diketahui hampir 100 persen.

Diminta turun kelas

Sebelumnya, pada April-Juni 2020 peserta kelas I hanya membayar Rp 80.000.

Halaman
123
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved