Breaking News:

Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi Pengadaan 100 Ambulans dan Kalender Pemkab Serang

Jika dalam pengumpulan data dan keterangan nantinya ditemukan bukti awal kejadian sebagaimana laporan, makanya pihaknya akan melakukan penyelidikan.

Banjarmasinpost.co.id/man hidaya
Ilustrasi ambulans desa 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kejaksaaan Tinggi Banten mulai mengumpulkan data dan bahan keterangan mengenai dugaan korupsi proyek pengadaan 100 ambulans desa 2018 dan kalender 2019 Pemkab Serang.

Kejati Banten telah memanggil beberapa OPD untuk dimintai keterangan pada Selasa (14/7/2020) kemarin.

"Kami baru memanggil beberapa dari pihak terkait. Karena masih puldata dan pulbaket, kami masih belum bisa memberitahukan siapa orangnya (yang dipanggi). Yang pasti beberapa dinas di Kabupaten Serang. Pemanggilannya itu Selasa kemarin," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Banten, Ivan Siahaan di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2020).

Ivan mengatakan kasus ini ditindaklanjuti setelah adanya laporan pengaduan (Lapdu) dari NGO Banten ke Kejati Banten.

"Artinya kami masih mau menemukan apakah benar adanya kejadian itu. Tapi, untuk masalah apakah ada perbuatan melawan hukum atau apakah ada kerugian, itu nanti dulu. Intinya kami mau memastikan kejadian ini seperti yang dilaporkan," ungkapnya.

Jika dalam pengumpulan data dan keterangan nantinya ditemukan bukti awal kejadian sebagaimana laporan, makanya pihaknya akan melakukan penyelidikan.

"Ini baru pemeriksaan pertama. Ke depannya kita lihat perkembangannya akan seperti apa," ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya berusaha menyelesaikan pengumpulan data dan keterangan terkait kasus ini secepatnya.

"Puldata dan pulbaket ini kan bukan hanya dengan cara wawancara saja. Tapi juga bisa melalui pencarian pada pemberitaan. Lalu tidak juga harus dari Kepala Dinas, kami bisa saja bertanya ke Office Boy untuk keterangan. Secepatnya lah selesai, kami juga tidak mau lama-lama," katanya.

Pada 29 Juni 2020, Presidium NGO Banten yang terdiri dari LSM Aliansi Banten Menggugat (ABM), Jaringan Masyarakat Banten Anti Korupsi dan Kekerasan (JAMBAKK), Banten Barometer, dan Organisasi Masyarakat Berantas Korupsi (OMBAK), membuat laporan aduan perihal dugaan korupsi dalam proyek pengadaan 100 ambulans desa 2018 dan kalender 2019 Pemkab Serang, ke Kejati Banten.

Diketahui program itu merupakan salah satu program Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melalui salah satu OPD.

(Tribunbanten.com/Martin Ronaldo Pakpahan)

Editor: Abdul Qodir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved