Breaking News:

Dear Pemerintah Daerah, Terminal Banten Lama Banyak Sampah dan Pungli

Padahal, terminal tersebut berada di ibu kota Provinsi Banten dan menjadi terminal utama untuk para wisatawan luar kota ke kawasan wisata Banten Lama.

Editor: Abdul Qodir
Martin Ronaldo/Tribunners
Sampah berserakan di Terminal Banten Lama, Kota Serang, Banten, Kamis (16/7/2020) 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Tumpukan sampah di sejumlah sudut hingga bau tak sedap menyeruak begitu memasuki Terminal Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Serang, Banten, Kamis (16/7/2020) siang.

Bahkan, terminal kota yang umumnya berlapis aspal halus tampak tak terlihat lantaran terkelupas dan bercampur tanah di terminal tersebut.

Genangan air bercampur sampah pun tampak di beberapa sudut terminal itu.

Belum lagi, minimnya fasilitas untuk calon penumpang di terminal itu.

Padahal, terminal tersebut berada di ibu kota Provinsi Banten dan menjadi terminal utama untuk para wisatawan luar kota ke kawasan wisata Banten Lama.

Tak jauh dari terminal itu terdapat destinasi wisata umum dan religi seperti Kesultanan Banten, Keraton Surosowan, Masjid Agung Banten Lama, makam Sultan Maulana Hasanuddin, Situs Istana Kaibon, Benteng Speelwijk, Danau Tasikardi, Meriam Ki Amuk, Pelabuhan Karangantu hingga Vihara Avalokitesvara.

Seorang pedagang di terminal itu, Sohidin (55) menuturkan sampah yang menghiasi beberapa sudut Terminal Banten Lama sudah terjadi sejak Januari 2020.

Lantaran tidak pernah dibersihkan dan diangkut pihak pengelola terminal, alhasil sedikit demi sedikit sampah itu makin banyak dan menimbulkan bau tak sedap.

"Bau busuk, mungkin karena dibiarkan begitu saja," tutur Sohidin saat ditemui di lokasi.

Sampah berserakan di beberapa sudut Terminal Banten Lama, Kota Serang, Banten, Kamis (16/7/2020).
Sampah berserakan di beberapa sudut Terminal Banten Lama, Kota Serang, Banten, Kamis (16/7/2020). (Martin Ronaldo/Tribunners)

Ia berharap pemerintah daerah segera mengangkut dan membersihkan sampah tersebut agar wisatawan luar kota tidak merasa kebauan dan kapok datang ke kawasan wisata Banten Lama.

"Kasihan kan pengunjung yang datang itu mereka tutup hidung kalau ke sini," ujarnya.

Sementara itu, seorang pengunjung kawasan wisata Banten Lama, Agung (52), mengaku terpaksa menggunakan fasilitas parkir liar di Terminal Banten lama.

Hampir setiap sore hari ia datang dan menikmati suasna senja di kawasan wisata Banten Lama.

Ia mengaku diminta Rp3.000 hingga Rp5.000 untuk sepeda motornya yang diparkir di terminal itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved