Breaking News:

Dear Pemerintah Daerah, Terminal Banten Lama Banyak Sampah dan Pungli

Padahal, terminal tersebut berada di ibu kota Provinsi Banten dan menjadi terminal utama untuk para wisatawan luar kota ke kawasan wisata Banten Lama.

Martin Ronaldo/Tribunners
Sampah berserakan di Terminal Banten Lama, Kota Serang, Banten, Kamis (16/7/2020) 

"Kasihan kan pengunjung yang datang itu mereka tutup hidung kalau ke sini," ujarnya.

Sementara itu, seorang pengunjung kawasan wisata Banten Lama, Agung (52), mengaku terpaksa menggunakan fasilitas parkir liar di Terminal Banten lama.

Hampir setiap sore hari ia datang dan menikmati suasna senja di kawasan wisata Banten Lama.

Ia mengaku diminta Rp3.000 hingga Rp5.000 untuk sepeda motornya yang diparkir di terminal itu.

Seperti pemberitaan Tribunbanten.com sebelumnya, Agung juga menaruh harap kepada pemda maupun dinas terkait untuk menyediakan parkir resmi untuk pengunjung kawasan wisata Banten Lama.

Ia berharap ada kebijakan yang sesuai dengan biaya parkir bagi pengunjung ditempat tersebut.

"Kadang kita dimintai lebih dari tarif biasanya untuk motor. Kalau saya ditanya apakah keberatan, ya pasti. Tapi, mau bagaimana lagi, teman-teman dia (penjaga parkir) banyak," terangnya.

parkir liar
parkir liar (KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza)

Dihubungi melalui sambungan telepon, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo mengaku tidak tahu persoalan sampah dan pungli parkir liar di Terminal Banten Lama.

Namun, menurutnya, hingga saat ini Terminal Banten Lama bukan bagian kewenangan dan tanggung jawab Dishub Provinsi Banten. Sebab, sebelumnya tidak ada terminal kategori tipe B di kawasan tersebut.

"Dalam rencana tata ruang wilayah provinsi, tidak ada terminal tipe B di kawasan Banten Lama," kata Tri.

Halaman
1234
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved