Breaking News:

Warga Tiga Kecamatan di Kota Tangerang Dilarang Menerbangkan Layang-layang

Agus mengaku pihaknya sudah berpatroli dan sosialisasi secara periodik terkait larangan menerbangkan layang-layang tersebut.

Dokumentasi Humas Angkasa Pura II
Penertiban layang-layang oleh petugas gabungan di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (11/6/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Warga di tiga kecamatan di Kota Tangerang dilarang untuk menerbangkan layang-layang.

Sekdis Satpol PP Kota Tangerang Agus Prasetyo mengatakan layang-layang itu mengganggu penerbangan pesawat.

Tiga kecamatan itu adalah Neglasari, Benda, dan Batuceper.

"Jadi yang kira-kira areanya tidak jauh dari area runway (landasan pacu), daerah keselamatan operasional penerbangan," ujar Agus saat dihubungi, Jumat (24/7/2020).

Agus mengaku pihaknya sudah berpatroli dan sosialisasi secara periodik terkait larangan menerbangkan layang-layang tersebut.

Daerah Kota Tangerang khususnya bagian utara memiliki lalu lintas udara sangat padat karena di sana terdapat bandara terbesar di Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta.

Agus juga sering mendengar keluhan pihak bandara mengenai penerbangan layang-layang.

Menurut dia, banyak pilot yang mengeluhkan jarak pandang mereka terganggu.

"Pengaduan pilot itu sebetulnya (layang-layang) sangat mengganggu," ujar Agus.

Data yang diterima Kompas.com, kemarin, ada 11 layang-layang yang disita Satpol PP Kota Tangerang karena diterbangkan dekat area bandara.

Agus mengatakan belum tahu pasti berapa layang-layang yang ditindak karena melakukan pelanggaran menerbangkan di area keselamatan penerbangan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga di 3 Kecamatan di Kota Tangerang Dilarang Terbangkan Layang-layang"

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved