Breaking News:

Virus Corona di Banten

Kembali Belajar di Sekolah Saat Covid-19, 7.400 Guru di Kota Serang Di-rapid Test

Wasis menjelaskan sekitar 7.400 guru yang akan dilakukan rapid test merupakan guru sekolah tingkat SD dan SMP.

Dok. Lurah Mesjid Priyayi
Warga Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, mengikuti rapid test masal setelah sebelumnya menolak rapid test, Kamis (18/6/2020) 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kota Serang tengah melakukan persiapan akhir untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa secara luring (tatap muka langsung) di sekolah.
Di antaranya dengan melakukan tes cepat atau rapid test Covid-19 terhadap 7.400 guru.

"Akan dilaksanakan pada hari Jumat-Sabtu, kita bekerja sama dengan Dinas kesehatan. Hanya berapa kapasitas guru yang bisa dirapit test kita lihat nanti," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Wasis Dewanto saat ditemui di kantor Diskominfo Kota Serang, Kamis (13/8/2020).

Wasis menjelaskan sekitar 7.400 guru yang akan dilakukan rapid test merupakan guru sekolah tingkat SD dan SMP.

Wasis meminta seluruh stakeholder, mulai tenga pendidik hingga orang tua siswa bersama-sama mendukung pelaksanaan KBM secara tatap muka langsung di sekolah yang merupakan kali pertama di Kota Serang pada masa Covid-19 ini.

Kembali Belajar di Sekolah Saat Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Serang Minta Maksimalkan Dana BOS

UPDATE: Tambah 1.942 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 130.000 Orang

Kembali Belajar di Sekolah Saat Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Serang Minta Maksimalkan Dana BOS

Gubernur Banten Minta Hati-hati Lima Wilayah yang Melaksanakan Kegiatan Belajar di Sekolah

Sementara itu, Wali Kota Serang Syafruddin mengatakan penerapan KBM secara tatap muka di sekolah sudah disetujui oleh semua pihak.

"Setuju semua, sudah kesal soalnya," ucap Syafruddin.

Syafruddin meyakinkan Pemkot Serang akan melakukan pengawasan penuh pelaksanaan KBM selama 1 minggu.

"Apabila ada yang panas baik tenaga didiknya atau muridnya langsung kita bawa ke rumah sakit," tegasnya.

(Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan)

Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved