Kijang Halangi Laju Ambulans, Bocah 6 Tahun Telat Mendapat Penanganan Medis

saat itu relawan yang mengawalnya sudah meminta untuk menepi, tetapi pengendara mobil Kijang tersebut terus tancap gas

Tayang:
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ilustrasi ambulans 

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang anak berusia 6 tahun di Garut, meninggal dunia karena terlambat mendapat pertolongan medis, Jumat (17/8/2020).

Dia telat mendapat penanganan karena laju ambulans yang membawanya diduga dihalangi sebuah mobil Kijang.

Padahal, ambulans milik Puskesmas Leles itu akan merujuk anak yang kritis ke RSUD dr Slamet.

Pengemudi ambulans Puskesmas Leles, Damis Sutendi, mengatakan insiden itu terjadi di kawasan Pasir Bajing, Kecamatan Banyuresmi.

Meski saat itu relawan yang mengawalnya sudah meminta untuk menepi, tetapi pengendara mobil Kijang tersebut terus tancap gas dan tak mau memberikan jalan.

"Dia malah di depan terus walau relawan yang mengawal pakai motor sudah minta jalan," katanya kepada wartawan, Minggu (16/8/2020).

Ulah pengemudi mobil kijang yang tak memberikan jalan itu hingga terjadi beberapa kilometer.

Mobil kijang akhirnya mau menepi di kawasan Tarogong setelah dipepet oleh relawan hingga ke pinggir jalan.

Akibat insiden itu, pasien yang dibawanya akhirnya terlambat tiba ke RSUD dr Slamet, Garut.

Pasien yang mengalami pendarahan akibat terjatuh itu akhirnya meninggal dunia, meski sempat mendapat perawatan medis.

Seorang relawan yang ikut mengawal mobil ambulans itu adalah Muhammad Fauzi (20).

Saat dikonfirmasi wartawan, Fauzi mengatakan awalnya laju ambulans itu berjalan normal.

Namun, setibanya di kawasan Tutugan Leles, ada mobil Kijang yang tak mau memberikan jalan. Akibatnya, mobil ambulans tak bisa melaju cepat karena terhalang.

Mengetahui hal itu, dirinya sempat berusaha meminta pengemudi mobil Kijang itu untuk memberikan jalan.

Namun, upaya yang dilakukan itu ternyata tidak diindahkan. Bahkan mobil tersebut tak memberikan jalan hingga beberapa kilometer.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved