Breaking News:

Virus Corona di Banten

Siap-siap! Wilayah Banten akan Diterapkan Wajib Masker, Warga Bandel Dikenakan Sanksi

Kedua tokoh dari Polda Banten dan Pemprov Banten tersebut dalam pertemuan membahas payung hukum pelaksanaan wilayah wajib masker

Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan
Wakapolda Banten Brigjen Pol Wirdhan Denny berpamitan usai bertemu Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di kantor dinas Wagub Banten, Kota Serang pada Kamis (20/8/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakapolda Banten Brigjen Pol Wirdhan Denny melakukan rapat dengan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di kantor dinas Wagub Banten, Kota Serang pada Kamis (20/8/2020).

Kedua tokoh dari Polda Banten dan Pemprov Banten tersebut dalam pertemuan membahas payung hukum pelaksanaan wilayah wajib masker disertai sanksi di Banten guna menekan angka penyebaran Covid-19.

"Sekarang kami sedang menggodok dulu payung hukumnya berupa pergub (peraturan gubernur) untuk bisa melaksanakan itu di wilayah Provinsi Banten," kata Andika Hazrumy usai pertemuan.

Andika mengatakan, penerapan wajib masker ini merupakan merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden RI Nomor 6/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Inpres tersebut merupakan perwujudan hukum bagi pemerintah daerah dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Jadi, inpres tersebut mengatur tentang sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan Covid-19," jelasnya.

Update 20 Agustus: Kasus Covid-19 Tembus 147.211, Ini Sebarannya di 34 Provinsi Termasuk Banten

Gubernur Banten Minta Hati-hati Lima Wilayah yang Melaksanakan Kegiatan Belajar di Sekolah

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menghukum warga yang kedapatan melanggar aturan PSBB seperti tidak memakai masker, di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/5/2020).
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menghukum warga yang kedapatan melanggar aturan PSBB seperti tidak memakai masker, di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/5/2020). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Sementara itu Wakapolda Banten, Brigjen Wirdhan Denny mengatakan pelaksanaan inpres tersebut akan dilakukan pemerintah daerah bersamaan kepolisian.

"Tentu saja, sosialisasinya dulu yang akan kami gencarkan," ujar Wirdhan.

Sekolah Tatap Muka di Kota Serang Kembali Dihentikan

Pasca-pertemuan ini, Polda Banten bersama Pemprov Banten akan melakukan koordinasi perihal hal-hal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan wajib masker tersebut.

"Koordinasi diperlukan dalam rangka kesiapan payung hukum yang mengatur tentang sanksi, personel hingga sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan inpres ini," jelasnya.

(Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan)

Editor: Abdul Qodir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved