Breaking News:

Virus Corona di Banten

Sekolah Tatap Muka di Kota Serang Kembali Dihentikan

Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka secara langsung di sekolah yang dilakukan Pemerintah Kota Serang dihentikan sementara waktu

Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan
Penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah SMPN 11 Kota Serang, Banten, pada Selasa (18/8/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka secara langsung di sekolah yang menjadi kebijakan
Pemerintah Kota Serang dihentikan sementara waktu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Wasis Dewanto, mengatakan penghentian kegiatan belajar mengajar di sekolah karena Kota Serang masuk di zona oranye dari sebelumnya zona kuning di masa pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

"Pembelajaran tatap muka ditutup kembali menjadi pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah," kata Wasis Dewanto, saat dihubungi, Kamis (20/8/2020).

Sebelum mengambil keputusan menghentikan untuk sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah, Wasis Dewanto, mengaku sudah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang.

"Kami mengambil keputusan penutupan. Kami koordinasi dengan gugus covid 19. Melihat update zona Kota Serang menjadi oranye menyampaikan kepada kami menutup pembelajaran tatap muka," ujar Wasis Dewanto.

Upaya penghentian kegiatan belajar mengajar itu dilakukan setelah tiga hari aktivitas di sekolah. Pihaknya sudah mengirimkan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang kepada semua sekolah.

Menurut Wasis Dewanto, pihaknya tidak akan mengambil resiko yang tinggi, oleh karena itu Pemkot Serang secara memperhatikan hal itu agar tidak menambah jumlah yang terpapar Covid-19.

Penutupan sekolah itu, kata dia, akan dilakukan hingga Kota Serang kembali ke zona kuning.

"Hingga Kota Serang kembali menjadi Zona Hijau minimal Zona kuning. Intinya, kami update data covid 19 Kota Serang dari gugus covid pusat," ungkap Wasis Dewanto.

(Martin Ronaldo Pakpahan)

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved