Breaking News:

Prostitusi Terselubung

6 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan TPPO Bermodus Prostitusi, Apa Perannya?

Sebanyak enam orang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang bermodus operandi prostitusi di Tangerang Selatan

KOMPAS.com/DEWANTORO
Perempuan berinisial H menutupi wajahnya dengan kerudung hitam saat memasuki mobil yang akan membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan tes kesehatan dan tes Covid-19. H diamankan bersama seorang pria di sebuah hotel di Medan, Sumatera Utara, terkait kasus dugaan prostitusi. 

TRIBUNBANTEN, TANGSEL - Sebanyak enam orang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bermodus operandi prostitusi di Tangerang Selatan.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Polisi Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo menjelaskan keenam orang yang ditetapkan tersangka berasal dari tiga orang mucikari dan tiga orang manajemen perusahaan.

"Iya, tiga mucikari atau germo dan tiga manajemen perusahaan (Tersangka, Red)," kata Ferdy Sambo saat dihubungi, Jumat (21/8/2020).

Kendati demikian, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.

Sebaliknya, 47 wanita yang sempat diamankan di tempat tersebut kini telah diserahkan ke Badan Rehabilitasi Sosial Perlindungan Sosial Watunas (BRSW).

"47 LC (pemandu lagu, Red) sudah dikirim ke BRSW," tambah Ferdy Sambo.

Untuk diketahui, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menggerebek bisnis hiburan Venesia BSD Karaoke di Jalan Lengkong, Serpong, Tangerang Selatan, Banten pada Rabu (19/8/2020) malam.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo mengatakan pihaknya menemukan adanya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bermodus eksploitasi seksual di tempat tersebut. Tempat karaoke itu diketahui telah beroperasi sejak awal Juni 2020 sampai dengan saat ini.

"Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri menemukan terkait TPPO bermoduskan eksploitasi seksual pada masa pandemi Covid-19," kata Ferdy Sambo saat dihubungi, Rabu (19/8/2020).

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved