Kapolda Banten: Bacalon Kepala Daerah Harus Jadi Contoh Penerapan Protokol Kesehatan
Kapolda Banten Inspektur Jenderal Fiandar, meminta bakal pasangan calon kepala daerah di wilayah Banten mematuhi protokol kesehatan Covid-19
Laporan Wartawan Tribunbanten.Com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kapolda Banten Inspektur Jenderal Fiandar, meminta bakal pasangan calon kepala daerah di wilayah Banten mematuhi protokol kesehatan coronavirus disease 2019 (Covid-19).
"Para bapaslon ini harus kasih contoh kepada masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler oleh Tribunbanten.Com, Kamis (10/9/2020).
• Pantau Keamanan Pilkada, Kapolda Banten: Jual Program Jangan Saling Menjatuhkan
• Kapolda Banten Minta Jajaran Patuhi Protokol Kesehatan Saat Bertugas
Bagi siapapun yang hadir di kampanye, kata dia, harus mengikuti 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).
Menurut dia, penerapan protokol kesehatan itu penting agar pelaksanaan Pilkada 2020 tidak menimbulkan klaster baru.
Selain kepada bacalon dan pendukungnya, pihaknya meminta jajarannya juga mematuhi aturan.
Seorang personil kepolisian membawa enam masker.
Secara perhitungan, manusia memakai satu masker selama 4 jam.
• 72 Calon Petahana Dapat Teguran Keras dari Mendagri, Beberapa dari Banten
• Sosok Jakob Oetama di Mata Gubernur Banten Wahidin Halim
Ia berpandangan, aparat kepolisian terus berjaga selama 24 jam.
"Minimal lebih dari satu. Karena kalau hanya satu, kena uap air juga sudah kotor," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kapolda-dan-gubernur.jpg)