Breaking News:

Kapolda Banten: Bacalon Kepala Daerah Harus Jadi Contoh Penerapan Protokol Kesehatan

Kapolda Banten Inspektur Jenderal Fiandar, meminta bakal pasangan calon kepala daerah di wilayah Banten mematuhi protokol kesehatan Covid-19

Tribuners/Martin Ronaldo
Gubernur Banten, Wahidin Halim (kanan) bersama Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar, di Mapolda Banten, Selasa (14/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribunbanten.Com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kapolda Banten Inspektur Jenderal Fiandar, meminta bakal pasangan calon kepala daerah di wilayah Banten mematuhi protokol kesehatan coronavirus disease 2019 (Covid-19).

"Para bapaslon ini harus kasih contoh kepada masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler oleh Tribunbanten.Com, Kamis (10/9/2020).

Pantau Keamanan Pilkada, Kapolda Banten: Jual Program Jangan Saling Menjatuhkan

Kapolda Banten Minta Jajaran Patuhi Protokol Kesehatan Saat Bertugas

Bagi siapapun yang hadir di kampanye, kata dia, harus mengikuti 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Menurut dia, penerapan protokol kesehatan itu penting agar pelaksanaan Pilkada 2020 tidak menimbulkan klaster baru.

Selain kepada bacalon dan pendukungnya, pihaknya meminta jajarannya juga mematuhi aturan.

Seorang personil kepolisian membawa enam masker.

Secara perhitungan, manusia memakai satu masker selama 4 jam.

72 Calon Petahana Dapat Teguran Keras dari Mendagri, Beberapa dari Banten

Sosok Jakob Oetama di Mata Gubernur Banten Wahidin Halim

Ia berpandangan, aparat kepolisian terus berjaga selama 24 jam.

"Minimal lebih dari satu. Karena kalau hanya satu, kena uap air juga sudah kotor," jelasnya.

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved