Pilkada Kabupaten Pandeglang

Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Pandeglang, Irna Narulita: Irna-Tanto Satu Periode Lagi

Irna Narulita dan Tanto Warsono Arban mendapatkan nomor 1 di Pilkada Kabupaten Pandeglang

Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/RIZKIASDIARMAN
Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pandeglang, Irna Narulita dan Tanto Warsono Arban mendapatkan nomor 1 di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Pandeglang 2020. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Rizki Asdiarman

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pandeglang, Irna Narulita dan Tanto Warsono Arban mendapatkan nomor 1 di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Pandeglang 2020.

Irna Narulita mengatakan nomor urut 1 itu bukan keinginannya. Semula, dia menginginkan, mendapatkan nomor  2 di pengundian nomor urut yang diselenggarakan KPU Kabupaten Pandeglang itu.

"Sebenarnya, kami berharap mendapat nomor dua. Tetapi tidak masalah mau nomor berapapun yang itu semua sudah menjadi jalannya," jelas Irna saat ditemui usai pengambilan nomor di Hotel Horison, Pandeglang, Kamis (24/09/2020).

Menurut dia, nomor urut 2, karena sebagai simbol untuk melanjutkan ke pemimpinan di kota berjuluk seribu ulama sejuta santri itu.

Irna Narulita dan Tanto Warsono Arban telah memimpin Kabupaten Pandeglang sejak 2016.

Meskipun tidak mendapatkan nomor yang diinginkan, namun, dia mengaku tidak mempermasalahkan.

Dia meyakini ini merupakan petunjuk sang Maha Kuasa untuk melanjutkan satu periode kembali.

"Kami yakin, nomor satu menunjukkan untuk Irna-Tanto maju satu periode lagi memimpin Pandeglang lebih maju," ucapnya.

Irna-Tanto Tak Bawa Massa

Irna Narulita dan Tanto Warsono Arban hadir tanpa didampingi masa pendukung.

Mereka kompak memakai baju berwarna putih, dilengkapi masker dan sarung tangan.

Irna hadir menggunakan mobil Lexus LX 570 berwarna hitam.

"Kami patuh dengan peraturan KPU, agar tidak terjadi bentrokan atau kerusuhan saat penggelaran pengambilan nomor urut," kata Irna.

Upaya tidak menghadirkan massa itu, kata dia, untuk enghindari terjadinya kluster atau tempat penularan coronavirus disease 2019 di Pilkada.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved