Diskominfo Banten Tepis Isu Hoaks Meletusnya Gunung Anak Krakatau yang Akibatkan Tsunami

Informasi tsunami yang diakibatkan meletusnya Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda itu merupakan kabar bohong atau hoaks.

Tayang:
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati, menginformasikan soal informasi yang mengatakan Banten diguncang gempa 8 skala richter serta Tsunami.

Menurut dia, informasi tsunami yang diakibatkan meletusnya Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda itu merupakan kabar bohong atau hoaks.

"Rekaman itu pernah beredar usai terjadi tsunami Selat Sunda di akhir tahun 2018. Tsunami akibat longsor Gunung Krakatau yang menerjang pesisir pantai barat Provinsi Banten di sebagian wilayah Kabupaten Serang dan Kabupaten Lebak," ujar Eneng melalui sambungan seluler, Selasa (29/9/2020).

BMKG Beri Penjelasan: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

Potensi Tsunami 20 Meter Ancam Pulau Jawa, Bagaimana Kesiapan Banten? Tiga Alat EWS Ternyata Rusak

Sebelumnya, beredar rekaman tersebut ada gunung berapi bakal meletus.

Aktivitas vulkanik gunung berapi itu meningkat ditandai oleh gempa vulkanik, guguran lava, hingga semburan debu vulkanik dan suara gemuruh.

Namun, kata Eneng, rekaman yang diduga bersumber dari salah satu warga bernama Andre tidak jelas dan hanya menyebutkan BMKG dan Setda Provinsi Banten.

Ilmuwan Ungkap Ancaman Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, BMKG: Hanya Butuh 20 Menit sampai Daratan

"Pada situasi seperti saat itu, pihak BMKG biasanya sudah aktif memperingatkan semua pihak terkait. Termasuk kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi," jelasnya.

Ia, menghimbau agar masyarakat tidak mudah terpercaya atas isu yang berkembang beberapa hari ke belakang.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved