Breaking News:

Polda Banten: Kewajiban Polisi Mengamankan Objek Vital, Semua Tindakan Dilakukan Sesuai SOP

Aparat kepolisian sudah sesuai standar operasional prosedur saat mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa pada Minggu (4/10/2020).

TRIBUNNERS/(Martin Ronaldo Pakpahan)
Puluhan mahasiswa terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di depan Kantor DPRD Provinsi Banten, Minggu (4/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, BANTEN - Aparat kepolisian sudah sesuai standar operasional prosedur saat mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa pada Minggu (4/10/2020).

Pernyataan itu disampaikan Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi.

"Tidak ada maksud melakukan hal seperti itu. Polisi bertugas melayani dan mengamankan aksi serta objek vital," ujar Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Senin (5/10/2020).

Polda Banten Bantu Keluarga Anak Penderita Hydrocephalus

Polda Banten Tindak 50.750 Pelanggar Protokol Kesehatan Selama Dua Minggu Operasi Yustisi

Sebelumnya, aparat kepolisian diduga melakukan tindakan represif saat mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa.

Melihat hal itu, Edy Sumardi, meminta agar seluruh elemen agar dapat menahan diri untuk menjaga kondusifitas di wilayah Banten.

Pihaknya akan menanyakan informasi itu kepada Kapolres Serang Kota sebagai pucuk pimpinan yang berada di wilayah hukum Serang Kota.

Gelar Operasi Yustisi, Polda Banten Minta Pelanggar Protokol Kesehatan Nyanyi Indonesia Raya

Polda Banten Beri Fasilitas Jaringan Internet Gratis untuk Pelajar, Simak Lokasi Berikut

"Kami tanya nanti ke Kapolres," kata dia.

Sementara itu, Kapolres Serang Kota, AKBP Yunus Hadith Pranoto saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, tidak menjawab pesan yang disampaikan.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved