Bantu Pasien Covid-19, Menhub Budi Karya Lelang Buku dan Barang Pribadi, Terkumpul Rp 5 Miliar
Budi Karya Sumadi mengumpulkan dana Rp 5 Miliar selama acara peluncuran 20 buku "Membangun Transportasi Merajut Negeri" bertandatangan
TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 5 Miliar selama acara peluncuran 20 buku "Membangun Transportasi Merajut Negeri" bertandatangan serta barang pribadi.
Acara ini ditayangkan di YouTube KompasTV, Selasa (6/10/2020) malam.
Nantinya, uang itu akan disumbangkan kepada pasien terinfeksi coronavirus disease 2019 (Covid-19).
Buku yang dikuratori Jay Subiyakto dan Oscar Motuloh tersebut, menuliskan mengenai suksesnya pembangunan sarana transportasi di Indonesia.
”Karena transportasi itu seperti nadi, jadi harus dipastikan tidak boleh ada yang terhenti," kata dia, di acara yang dipresenteri Rosianna Silalahi dan Indra Bekti yang beradi di Studio KompasTV, Jakarta.
• Profil Panglima Hadi Tjahjanto, Penerbang Pesawat, Presiden Jokowi Berpengaruh Terhadap Kariernya
• Profil Miftahul Tamamy, Calon Kepala Daerah Termuda, Anak Kepala Kantor Wilayah Kemenag Banten
Menhub BKS, sapaan Budi Karya Sumadi, mengapresiasi kepada seluruh fotografer, kurator dan semua pihak yang telah menyumbangkan karya, waktu dan pikirannya untuk buku ini.
Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) itu berharap, buku foto ini dapat memotivasi membangun kebanggaan dan memberikan semangat kepada seluruh insan perhubungan di mana pun berada.
"Buku ini luar biasa. Hanya dipersiapkan selama satu bulan," katanya.
Dia menjelaskan, foto-foto diambil para fotografer di lingkungan perhubungan, dari mulai Kementerian Perhubungan, Operator penyelenggara sarana dan prasarana perhubungan dan lembaga pendidikan di sektor perhubungan.
"Sebuah foto bisa berbicara ribuan makna, yang mungkin jadi ungkapan yang paling tepat untuk menggambarkan kekuatan foto," ujarnya.
• Sosok Ari Tahiti yang Kini Dijadikan Pacar Ryeowook Super Junior? Ini Profil dan Latar Belakangnya
• Beri Pernyataan Telah ke PM Vanuatu di Sidang PBB, Ini Profil Silvany Austin Pasaribu
Nantinya, dana tersebut akan digunakan untuk gerakan sejuta masker, memutus penyebaran virus Corona atau Covid-19.
Menhub BKS mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Pasalnya, sudah bersedia membantu menggelontorkan dana meski tidak bertatap muka secara langsung.
Hal tersebut menunjukkan kepedulian tinggi terharap upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus corona dan mendukung pembangunan yang terus dijalankan.
"Semoga kita semua sehat-selalu, patuhi terus protokol sesehatan, lebih optimis dan bersama-sama dalam mengatasi persoalan yang ada," ujarnya.
Ditambahkan Menhub BKS bahwa benteng pertama mencegah penyebaran corona adalah memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir.
"Aktivitas olahraga juga menjadi benteng yang bagus untuk melawan serangan virus corona ke dalam tubuh," imbuhnya.
• Profil Sekda DKI Jakarta Saefullah yang Wafat Akibat Covid-19, Sekda di 4 Era Gubernur
• Profil Thoni Mukson, Berlatar Belakang Arsitek Targetkan Pembangunan Infrastruktur di Pandeglang
Olahraga, dilanjutkannya, memang banyak sekali manfaatnya. Salah satunya adalah meningkatkan imunitas tubuh.
Di saat pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini, olahraga sebaiknya rutin dilakukan. Apalagi, berolahraga bisa meningkatkan imunitas tubuh.
Masih dijelaskannya, olahraga itu memiliki intensitas, durasi, dan frekuensi. Intensitas bisa dilakukan secara sedang atau ringan untuk meningkatkan imunitas dengan durasi minimal tiga pulih menit per hari.
"Baju saya yang terjual juga bisa digunakan untuk berolahraga. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak," imbuhnya.
Lebih jauh, dipaparkan Menhub BKS, berkeadilan dan berkelanjutan menjadi dua aspek penting yang menjadi dasar dari pembangunan infrastruktur transportasi yang dilakukan pemerintah.
• Tutup Usia di 88 Tahun, Ini Profil Jakob Oetama
• Profil Ratu Tatu Chasanah, Anak Abah Chasan Trah Dinasti Politik Banten
“Kita lihat sepuluh tahun kebelakang banyak sekali yang telah berubah, yaitu pembangunan Jawa sentris menjadi Indonesia sentris, pembangunan wilayah barat menjadi pembangunan wilayah tengah dan timur Indonesia, transportasi berbasis darat menjadi berbasis laut dan lain sebagainya,” sambung Menhub BKS.
Makna berkeadilan, yaitu pembangunan infrastruktur transportasi harus dilakukan guna kemakmuran dan kesejahteraan rakyat yang ada di seluruh wilayah Indonesia tanpa kecuali.
Ia menambahkan, infrastruktur diperlukan untuk membuka aksesibilitas suatu daerah menjadi lebih mudah dijangkau, sehingga dapat mengurangi disparitas harga-harga barang/logistik, meningkatkan produktivitas daerah dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.
“Maka dari itu kita bangun infrastruktur melalui program Tol Laut, Tol Udara, Kapal Perintis, bandar udara keperintisan dan Pembangunan Infrastruktur Baru baik di Barat maupun Timur Indonesia," pungkasnya.
Selain itu, dia juga menyediakan barang-barang lainnya. Misalnya saja, menyediakan topi, kaus, kemeja, jaket, hingga gitar kesayangannya.
Berbagai torehan tangan juga tertera di barang-barang yang dilelang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/budi-karya-sumadi-lelang-buku.jpg)