Breaking News:

Sudah Menyamar Jadi Anak SMA, Pendemo Omnibus Law Ini Kedapatan Bawa Tembakau Gorila hingga Ketapel

Pakaian yang digunakan sudah mirip anak SMA dan hendak ambil bagian membela nasib buruh dalam unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakar

Editor: Abdul Qodir
TribunJakarta,com/Ega Alfreda
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menujukkan barang bukti berupa pakaian sekolah, ketapel hingga tembakau Gorila, dari penangkapan sejumlah demonstran yang menyamar sebagai pelajar SMA, Kamis (9/10/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Pakaian yang digunakan sudah mirip anak SMA dan hendak ambil bagian membela nasib buruh dalam unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta.

Namun, begitu diperiksa isi tasnya, ternyata anak muda itu membawa sejumlah barang terlarang, mulai ketapel hingga tembakau gorila.

Temuan itu didapat saat petugas Polresta Tangerang mengamankan 59 anak muda dalam perjalanan untuk mengikuti aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Sebanyak 59 orang itu diamankan di perbatasan wilayah hukum Polresta Tangerang, yakni di wilayah Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, 59 orang yang diamankan bukan berlatarbelakang buruh ataupun mahasiswa.

Melainkan pengangguran dan kebanyakan para pelajar.

"Bahkan ada yang masih berstatus pelajar SMP," terang Ade.

Lanjutnya, 59 orang itu sengaja mengenakan atribut SMA.

Padahal, kata Ade, saat ini sekolah tatap muka sedang tidak dilakukan.

Bahkan, pelajar SMP yang juga ikut diamankan malah menggunakan seragam SMA.

Polisi juga menemukan ada yang membawa gunting, ketapel, dan tembakau gorila.

"Mereka bukan buruh, bukan mahasiswa, maka kita cegah. Dan ada yang bawa gunting, ketapel, dan tembakau gorila. Tembakau gorila ini dapat memicu agresif," terang Ade.

53 Pelajar yang Tertangkap Mau Demo Kewalahan Dihukum Seperti Ini, Polisi: Giliran Lempar Batu Bisa

Dikontrak Seumur Hidup sampai Di-PHK Sepihak, 8 Hal di UU Cipta Kerja yang Buat Nasib Buruh Ambyar

Ricuh aksi demo buruh di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang saling lempar batu dan hempasan water canon oleh polisi, Kamis (8/10/2020).
Ricuh aksi demo buruh di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang saling lempar batu dan hempasan water canon oleh polisi, Kamis (8/10/2020). (TribunJakarta,com/Ega Alfreda)

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, 59 orang itu hendak ke Jakarta karena adanya ajakan dari pesan siaran WhatsApp dan media sosial.

"Ajakan itu berasal dari orang yang tidak mereka kenal," kata Ade.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved