Breaking News:

Marak Begal Payudara di Tangsel, Komnas Perempuan Sarankan Airin Perbanyak Kamera CCTV dan Lampu

Menurutnya, perusahaan yang memperkerjakan wanita hingga malam hari, juga bertanggun jawab menyediakan alat transportasi

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Abdul Qodir
Kompas Tv
Tangkapan layar rekaman CCTV pelaku begal payudara membuntuti target dari belakang serta beraksi melukai korban dan kabur. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla

TRIBUNBANTEN.COM - Komisi Nasional Perempuan menyatakan menyatakan begal payudara wanita yang terjadi di Tangerang Selatan merupakan bentuk pelecehan seksual secara fisik dan perlu ada tindakan hukum secara tegas.

Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi mengatakan selain polisi, pemerintah daerah dan masyarakat bertanggung jawab untuk menyelesaikan kasus tersebut.

"Pencegahan, penanganan, dan pemulihan kekerasan seksual dalam hal ini berbentuk pelecehan seksual fisik (KUHP menyebutnya pencabulan) menjadi tanggung jawab bersama," ujar Aminah melalui pesan singkat kepada TribunBanten.com, Senin (12/10/2020).

Komnas Perempuan menyarankan Pemkot Tangerang Selatan yang dipimpin Wali Kota Airin Rachmi Diany untuk memperbanyak kamera pengawas CCTV dan lampu penerangan di sejumlah titik rawan kejahatan begal payudara, khususnya di daerah sepi.

"Pemerintah wajib mengadakan penerangan juga di setiap sudut jalan, harus rata penerangannya," ujarnya.

Baca juga: Minta Polisi dan Satpol PP Tangkap Pelaku Begal Payudara, Wali Kota Airin Penasaran Siapa Pelakunya

Baca juga: Waspada Pelaku Begal Payudara Berkeliaran di Tangsel, Tiga Orang Jadi Korban Salah Satunya Artis

Baca juga: Pelaku Begal Payudara Belum Tertangkap, Tiga Pekerja Wanita Ini Was-Was Setiap Pulang Malam

 

Menurutnya, perusahaan yang memperkerjakan wanita hingga malam hari, juga bertanggun jawab menyediakan alat transportasi guna memastikan keamanan dan keselamatan pegawainya.

Sebab, tiga kasus begal payudara yang terjadi di Tangsel belum terungkap membuat banyak pekerja wanita cemas saat pulang bekerja pada malam hari.

"Tentu ini tugas dan tanggung jawab bersama, tidak hanya Pemkot, polisi atau pun Satpol PP, tapi mereka semua yang juga bagian dari Tangsel harus peduli terhadap kasus tersebut," tandasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved