Breaking News:

Olahraga Bermanfaat untuk Kesehatan, Jangan Dilakukan Berlebihan, Berikut Dampak Negatifnya

Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker hingga menurunkan berat badan.

Editor: Glery Lazuardi
coffeekai
Ilustrasi olahraga 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker hingga menurunkan berat badan.

Tak hanya itu, orang yang rutin ber olahraga setiap hari diklaim dapat memiliki umur yang panjang.

Namun, jika olahraga dilakukan secara berlebihan ternyata juga bisa berdampak negatif pada tubuh kita, terutama yang sudah berusia lanjut.

Baca juga: 10 Manfaat Olahraga Teratur, Mulai Menjaga Kesehatan Kulit hingga Kehidupan Seks jadi Lebih Baik

Baca juga: X-TEN, Apparel Olahraga Buatan Anak Negeri, Digawangi Eks Kiper Persib Bandung

Berikut beberapa olahraga yang berpotensi negatif apabila dilakukan secara berlebihan dan cara membantu mencegah kerusakan yang dilansir dari laman The Ladders.

1. Burpees

Direktur pendidikan untuk merek kebugaran Row House, Caley Crawford mengatakan, burpees bisa menjadi latihan seluruh tubuh yang bagus untuk meningkatkan detak jantung saat ber olahraga, tapi latihan tersebut dapat membuat lutut sedikit lelah.
"Keausan pada lutut biasanya disebabkan oleh gerakan berjongkok ke bawah sebelum mengangkat kaki ke belakang," jelas Crawford.

Jika kita tidak memiliki mobilitas untuk meletakkan tangan di tanah selama jongkok, Crawford merekomendasikan opsi lain yang meningkatkan detak jantung dengan cara sama, seperti mendayung, jumping jack, atau jump squat.

2. Kardio yang berlebihan

Latihan kardio memiliki banyak manfaat antara lain meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kapasitas paru-paru yang lebih baik, dan energi.
Namun pelari maraton Rhys Jenkins menjelaskan, kalau kita hanya melakukan latihan kardio saja, dapat membakar otot saja daripada membangunnya.

Untuk mencegahnya, lakukan kombinasi jenis latihan. Selain kardio, lakukan juga latihan beban.

“Saya melakukan 2-3 sesi beban seminggu lebih banyak untuk membantu mempertahankan massa otot daripada meningkatkannya, karena peningkatan otot akan menghambat efisiensi dan daya tahan lari saya,” kata Jenkins.

3. Mengangkat beban terlalu berat

Jika rutinitas olahraga hanya latihan angkat berat tanpa keseimbangan dengan latihan kardio, maka akan membuat tubuh menjadi tegang dan menyebabkan cedera.

Sebaiknya, di setiap rutinitas olahraga selalu ada variasi lain yang dilakukan karena sebenarnya formula terbaik adalah berfokus pada latihan berdampak rendah, seperti meregangkan otot selama yoga dan meningkatkan massa otot dengan angkat beban ringan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved