Breaking News:

Tempat Wisata di Kabupaten Lebak Tutup Pada 26-28 Oktober 2020

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya akan menutup tempat wisata yang berada di Kabupaten Lebak pada 26-28 Oktober 2020.

TRIBUNBANTEN/RIZKIASDIARMAN
Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, merasa sedih setelah mengetahui data jumlah orang terinfeksi coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lebak bertambah. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya akan menutup tempat wisata yang berada di Kabupaten Lebak pada 26-28 Oktober 2020.

Ia meminta masyarakat tidak berpergian selama libur panjang agar menekan tingkat penularan coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Banten terutama Kabupaten Lebak.

Diketahui Kabupaten Lebak sendiri telah memperpanjang penerapan PSBB hingga 19 November mendatang.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan Covid-19 yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

"Tempat wisata masih ditutup seiring dengan perpanjangan PSBB, sesuai SK dan instruksi gubernur kepada seluruh kabupaten dan kota," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Jumat (23/10/2020).

Iti pun menyarankan agar waktu liburan dapat dimaksimalkan oleh masyarakat untuk berkumpul bersama dengan keluarga dirumah masing-masing, ketimbang harus jalan-jalan.

Ia juga menerangkan, apabila masyarakat yang ingin tetap keluar harus mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan hand sanitizer.

"Intinya tetap jaga protokol kesehatan. Karena pembelajaran sebelumnya, libur panjang menjadi salah satu pemicu orang keluar masuk Lebak, banyak berkumpul menyebabkan trend peningkatan yang terkonfirmasi positif covid," jelasnya.

Terakhir, ia mewanti-wanti kepada masyarakat ancaman dari fenomena La Nina yang telah sedang terjadi.

Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan lebat akan sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat tidak mengindahkan peraturan tersebut.

"Waspada cuaca ekstrim curah hujan tinggi, yang menyebabkan kebencaanaan. Berdasarkan keterangan BMKG, La Nina diikuti dengan hujan angin," katanya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved